Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Meninjau Kesiapan Tol Layang Jakarta-Cikampek Jelang Diresmikan Jokowi

Sebelum diresmikan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau kesiapan jalan tol sepanjang 36,4 kilometer tersebut pada Selasa (10/12/2019) malam.

Kompas.com turut mendampingi, dan menjajal jalan bebas hambatan dengan struktur melayang ini.

Dari pantauan, masih terdapat beberapa pekerjaan yang dilakukan PT Jasamarga Jalanlayang CIkampek (JJC) selaku pengelola, khususnya pada expansion joint atau sambungan antar bagian jalan.

Namun menurut Basuki, pengerjaan tersebut bukan perkara konstruksi, tetapi hanya untuk memuluskan bagian antar-sambungan.

"Bukan soal konstruksi tapi soal smoothing dan keamanan. Hanya karena sambungannya agak enggak mulus, jadi kami kerok lagi, kami bikin mulus," ucap Basuki.

Untuk memastikan penyelesaian pekerjaan ini berlangsung mulus, tak tanggung-tanggung JJC menerjunkan 20 tim.

Masing-masing tim harus dapat membenahi setiap bagian dari total 26 expansion joint dalam waktu seefisien dan seefektif mungkin, yakni hanya 2 jam.

"Dan kalau bisa besok selesai sore (Rabu) karena ini sudah 20 tim sehingga satu tim mengerjakan satu-satu aspalnya, enggak sampai 2 jam," kata Basuki.

Sejatinya, menurut Basuki, persiapan jalan tol ini sudah mendekati garis akhir, dan sudah dapat dilalui.

"Kalau memang Presiden akan meresmikan tanggal 12 kami siap. Ini bukan dipaksakan tapi memang sudah selesai di-smoothing," kata Basuki.

Faktor keamanan

Persiapan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek untuk diresmikan Presiden Jokowi, agar dapat segera dilintasi guna mendukung kelancaran arus LIbur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), tak main-main.

Dari segi keamanan, JJC telah memasang 113 buah kamera CCTV, dan penerangan yang tersedia setiap jarak 40 meter.

Tak ketinggalan untuk keadaan darurat, akan dibangun emergency parking yang dilengkapi dengan tangga darurat.

"Terkait marka jalan, tinggal penyempurnaan kecil-kecil. Kalau pun ada evaluasi dikerjakan sebelum peresmian," ujar Direktur Utama JJC Djoko Dwijono.

Setelah resmi beroperasi, jalan tol yang membentang di sebagian ruas Jakarta-Cikampek eksisting tersebut dapat mengurangi kepadatan kendaraan sebesar 30 persen.

"Sebetulnya kami harap maksimal 30 persen pindah ke atas, artinya ada kelonggaran di ruas yang ada elevated-nya," kata Basuki.

Jalan tol ini terdiri dari sembilan seksi. Seksi I yakni Cikunir-Bekasi Baratt, Seksi II Bekasi Barat-Bekasi Timur, Seksi III Bekasi Timur-Tambun. Kemudian Seksi Seksi IV Tambun-Cibitung, dan Seksi V Cibitung-Cikarang Utama.

Kemudian Seksi VI Cikarang Utama-Cikarang Barat, Seksi VII Cikarang Barat-Cibatu, Seksi VIII Cibatu-Cikarang Timur, dan Seksi IX Cikarang Timur-Karawang Barat.

https://properti.kompas.com/read/2019/12/11/121227621/meninjau-kesiapan-tol-layang-jakarta-cikampek-jelang-diresmikan-jokowi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar