Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

11.11, Pemimpin Muda, dan Karya 102 Tahun Alibaba

Transaksi penjualan berbasis gross merchandise volume (GMV) di sejumlah platform belanja milik Alibaba Group, mencapai 268,4 miliar Renminbi, ekuivalen Rp 538,5 triliun.

Jumlah transaksi ini lebih tinggi 25,7 persen dan mematahkan pencapaian Global Shopping Festival 11.11 tahun 2018 senilai 213,5 miliar Renminbi, setara Rp 428,3 triliun.

Tak hanya transaksi penjualan, beberapa hal menarik lainnya pun tercipta seperti, jumlah pemesanan yang diantar Cainiao Network yang mengalami lonjakan dengan angka 1.292 miliar paket.

Penyelenggaraan 11.11 Global Shopping Festival tahun ini merupakan yang ke-11 kalinya. Selama lebih dari satu dekade terakhir, pesta belanja yang sebelumnya dikenal sebagai Single's Day ini, telah berevolusi dari kampanye promosi belanja untuk menarik minat konsumen pada Tmall yang baru diluncurkan Alibaba, hingga kini menjadi festival belanja satu hari terbesar di dunia.

Tentu saja pesta belanja sehari dengan transaksi ratusan triliun rupiah ini sebuah prestasi yang mencengangkan. Betapa tingkat konsumsi masyarakat China demikian tinggi dengan ceruk pasar luar biasa besar.

Bayangkan saja, saat gelaran pesta belanja baru berjalan 1 menit 8 detik, sudah meraup angka penjualan 1,0 miliar Renminbi atau Rp 14,036 triliun!

Menyusul catatan-catatan baru lainnya yang dibukukan selama pelaksanaan Global Shopping Festival 11.11 Tahun 2019 berlangsung.

Produk yang diperdagangkan pun demikian beragam dan variatif dengan 10 teratas adalah suplemen makanan, masker wajah, susu bayi dan balita, kosmetika, peralatan kecantikan, set perawatan kulit wajah, serum, nutrisi bayi dan balita, pembalut, dan pembershih wajah.

Indonesia pun tertarik untuk lebih meningkatkan hubungan dagang melalui diplomasi digital dengan Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Ekonomi digital adalah ekonomi masa depan. China sudah 20 persen kontribusi ekonomi digitalnya terhadap ekonomi Nasional, Indonesia masih 2 persen. Untuk itu, kita harus meningkatkan porsi ini, dan menjalin hubungan lebih intensif. Salah satunya dengan Alibaba Group," papar Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun menjawab Kompas.com, Rabu (13/11/2019).

Dan Alibaba, menurut Djauhari, punya seluruh infrastruktur yang mendukung ekonomi digital. Selain itu, penguasaan big data, teknologi informasi, serta ekosistem yang sudah terbangun.

Generasi muda Alibaba

Berbicara tentang Alibaba, raksasa e-commerce dunia, adalah tentang penguasaan informasi dan data yang dimanfaatkan kembali untuk kepentingan masyarakat atau konsumen sebagai pihak yang dianggap paling penting dalam ekosistem ekonomi digital.

Alibaba berbeda dengan Amazon yang berorientasi pada keuntungan perusahaan. Lebih dari itu, Alibaba menjadikan konsumen sebagai sentris pengembangan, dan pelayanan. 

Oleh karena itu, transformasi yang terus menerus dilakukan harus berorientasi pada consummers-centric, bukan lagi product-centric.

Executive Chairman dan CEO Alibaba Group Daniel Zhang, yang baru saja menerima tongkat kepemimpinan dari Jack Ma, bercerita tentang estafet kepemimpinan ke generasi baru Alibaba, dan makna 11.11.

"Generasi muda telah membuktikan kemampuan, pengetahuan tentang pasar, keahlian berbisnis, dan operasional," kata Daniel seperti dikutip dari laman Alibabanews.

Tak aneh jika Jack Ma dan Daniel mempercayakan generasi muda untuk mengambil tanggung jawab presiden market place ritel Alibaba Group kepada Jiang Fan memimpin Taobao dan Tmall. Termasuk penyelenggaraan 11.11 Global Shopping Festival tahun ini.

Menurut Daniel, 11.11 yang dimulai tahun 2009 sebagai acara promosi kecil, telah berevolusi menjadi festival akbar untuk konsumen dunia pada tahun penyelenggaraannya ke-11 kali ini.

Dari tahun ke tahun, konsumen Alibaba semakin beragam dan berusia muda. Setiap generasi konsumen membutuhkan orang-orang seusia untuk melayani mereka.

Daniel percaya penyelenggara pesta belanja tidak hanya perlu memahami cara hidup konsumen, namun memiliki gaya hidup yang sama.

"Saya rasa tim yang muda ini adalah masa depan Alibaba, yang benar-benar bisa memimpin evolusi dan pertumbuhan konsumsi di China," imbuh Daniel.

Generasi muda dipandang memberi makna baru bagi 11.11. Mereka tidak hanya menciptakan nilai-nilai baru untuk Taobao dan Tmall, namun juga menggerakkan perkembangan bagi pasar konsumsi domestik di China, dan juga pasar konsumsi di seluruh dunia.

Business Operating System 

Gelaran pesta belanja 11.11 menjadi yang pertama sejak Alibaba Business Operating System diluncurkan tahun ini. 

Untuk benar-benar memiliki operasional yang terdigitalisasi, perusahaan membutuhkan sistem operasional bisnis yang tepat.

Meski penting, memiliki sistem operasional saja tidak cukup. Para pelaku bisnis harus memiliki proposisi nilai yang jelas, seluruh produk dan layanan mereka harus memberikan nilai nyata bagi konsumen.

"Hanya dengan memenuhi seluruh kriteria ini mereka bisa menyelaraskan teknologi dengan bisnis agar bisa terus memperbarui diri untuk masa depan," cetus Daniel.

Digitalisasi bisa menjadi katalisator pertumbuhan baru, dan membantu mereka menumbuhkan fundamen ke tingkatan lebih tinggi. Namun hal yang penting adalah apakah model bisnis mereka benar-benar beroperasi dengan efisien dan menciptakan nilai bagi para konsumen.

Oleh karena itu, Alibaba tidak mengejar kekuatan, dan skala, melainkan pertumbuhan berkelanjutan, dan menjadi perusahaan bertanggung jawab dengan karya hingga 102 tahun.

Untuk mewujudkan itu, Daniel mengungkapkan tiga strategi utama. Pertama, Alibaba akan terus melebarkan basis konsumen di seluruh dunia.

Kedua, Alibaba akan terus mendiversifikasi, mengembangkan penawaran produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di berbagai aspek kehidupan mereka.

Ketiga, memberdayakan para klien perusahaan agar bisa lebih baik dalam melayani konsumen mereka, serta membantu menerapkan data teknologi melalui penggunaan layanan infrastruktur Alibaba yang dirancang untuk era digital.

"Ini akan memampukan seluruh klien kami untuk mentransformasi operasional usaha mereka dan benar-benar menjadi perusahaan berbasis teknologi seperti Alibaba. Saya percaya ini akan menjadi penggerak utama yang membantu kami mewujudkan target-target dan tujuan-tujuan kami," terang Daniel.

https://properti.kompas.com/read/2019/11/14/073000621/1111-pemimpin-muda-dan-karya-102-tahun-alibaba

Terkini Lainnya

Rakyat Portugal Menjerit, Harga Rumah Naik 2 Kali Lipat
Rakyat Portugal Menjerit, Harga Rumah Naik 2 Kali Lipat
Berita
Kimi Antonelli Punya Rumah Sendiri di Usia 19 Tahun, Sang Ibu Bantu Desain
Kimi Antonelli Punya Rumah Sendiri di Usia 19 Tahun, Sang Ibu Bantu Desain
Listing Properti
Gaji Rp 2 Juta Sebulan, Sopir Mikrolet Tinggal di Rumah 16,6 Meter Persegi
Gaji Rp 2 Juta Sebulan, Sopir Mikrolet Tinggal di Rumah 16,6 Meter Persegi
Berita
Nama di Sertifikat Tanah Salah? Konsultasikan lewat Mobil Layanan BPN
Nama di Sertifikat Tanah Salah? Konsultasikan lewat Mobil Layanan BPN
Berita
Industri dan Konser Menyelamatkan Jakarta di Tengah Pelemahan Rupiah
Industri dan Konser Menyelamatkan Jakarta di Tengah Pelemahan Rupiah
Berita
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Arsitektur
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Berita
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Berita
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Berita
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Arsitektur
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Berita
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Berita
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tips Properti
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar