Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sofyan Djalil Anggap UU Pokok Agraria Sudah Kuno

Dengan demikian sudah sewajarnya bila pemerintah dan DPR menyusun UU baru dengan memperhatikan aspek dan kondisi yang terjadi pada saat ini.

"Kita menyadari UU yang mengatur pertanahan ini sudah arkaik, sudah tua. Dan waktu itu baru UUPA tahun 1960. Waktu itu jadi masterpiece UU," kata Sofyan di Kampus IPB, Kamis (15/8/2019).

Dia menjelaskan, ketika UUPA dibentuk, saat itu isu terbesar adalah mengenai land reform dan juga bersamaan dengan keberadaan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Sayangnya, waktu itu PKI memaksakan land reform versi mereka sendiri. Enggak cukup sabar, sehingga muncur kasus Bandar Betsy di Sumatera Utara," jelas Sofyan.

Tak sampai di sana, PKI juga mengampanyekan 'setan desa' di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Maksudnya, agar masyarakat diminta merebut lahan yang dikuasai tuan tanah di desa-desa dan membagikannya. 

Akhirnya, pada masa Orde Baru, UUPA dianggap terlalu kekirian. Pada gilirannya, UUPA ini tidak pernah memiliki peraturan lain yang bersifat suportif atau mendukung, melainkan hanya melalui peraturan presiden (perpres), peraturan pemerintah (pp), hingga peraturan menteri (permen). 

"Jadi aturan pertanahan kita itu belum sistemik. Akibatnya, terjadinya banyak masalah," tuntasnya.

https://properti.kompas.com/read/2019/08/15/172250621/sofyan-djalil-anggap-uu-pokok-agraria-sudah-kuno

Terkini Lainnya

Gelar Gathering, Springhill Palembang Residences Perkenalkan Hunian Bergaya Jepang

Gelar Gathering, Springhill Palembang Residences Perkenalkan Hunian Bergaya Jepang

Hunian
Gelar Customer Gathering, Botanica Springhill Residences Perkenalkan Rumah Contoh

Gelar Customer Gathering, Botanica Springhill Residences Perkenalkan Rumah Contoh

Hunian
Lampaui Target, 'Marketing Sales' Jababeka Capai Rp 3,19 triliun

Lampaui Target, "Marketing Sales" Jababeka Capai Rp 3,19 triliun

Berita
Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Berita
Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Berita
Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Berita
Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Berita
Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Ritel
Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Berita
Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Berita
Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Fasilitas
Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Tips
Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Berita
Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Perumahan
Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Hunian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke