Salin Artikel

Desainer Ini Buat Perabot Mewah dari Karet Bekas

Slash Objects yang berbasis di New York melakukan eksperimen dengan menggunakan karet bekas.

Slash Objects memasangkan karet dengan marmer, kuningan, dan beton untuk membuat meja samping, sofa daybed, dan beragam furnitur lainnya.

Pendiri perusahaan adalah desainer Arielle Assouline-Lichten. Ia baru-baru ini menerima 2019 American Design Honors dari WantedDesign, sebuah platform yang mempromosikan desain dan menumbuhkan komunitas kreatif internasional.

Assouline-Lichten mengatakan, inspirasinya berasal dari bahan itu sendiri, dan bagaimana mereka dapat dikombinasikan untuk menciptakan efek spasial yang berbeda.

Salah satu produk buatannya adalah tempat tidur yang menggabungkan rangka baja hitam, kubus kuningan di satu ujung, dan kubus marmer nero marquina di ujung lainnya.

Bahkan dalam beberapa kasus, produksi furnitur menghasilkan limbah yang cukup besar.

Tetapi bahan karet, walaupun mungkin bukan pilihan material yang paling jelas untuk furnitur, relatif mudah didaur ulang.

Menurut data United States Environmental Protection Agency (EPA), sebanyak 290 juta ban dibuang setiap tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 80 persen digunakan kembali atau didaur ulang.

Assouline-Lichten menuturkan, tak hanya karet, nantinya ia juga akan mencoba berbagai perabot.

"Kami berada dalam tahap penelitian dan pengembangan dengan bahan-bahan baru," ujar dia.

https://properti.kompas.com/read/2019/06/20/122658321/desainer-ini-buat-perabot-mewah-dari-karet-bekas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.