Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mengapa Notre Dame Disebut Ikon Arsitektur Gotik?

Katedral yang selamat dari kebakaran besar yang mengancam landmark Paris tersebut telah berusia 800 tahun.

Bangunan ini merupakan salah satu contoh paling terkenal dari arsitektur Gothic Perancis.

Selain karena usianya, beberapa teknik arsitektur juga diperkenalkan oleh para perancang, termasuk penyangga bangunan yang membuat interior katedral terlihat bersih dari tiang dan kolom. 

Selain itu, bangunan juga dilengkapi dengan beragama ornamen seperti kaca patri dan patung yang berasal dari abad pertengahan.

Berikut adalah beberapa komponen arsitektur utama dari Katedral Notre Dame:

Melansir USA Today, puncak menara yang runtuh karena insiden kebakaran merupakan salah satu daya tarik dari gereja ini.

Bagian puncak menara dibangun pada tahun 1250 sebelum dibongkar pada abad ke-18.

Setelah itu, struktur puncak menara diganti dengan bentuk yang baru.

Menara ini dihiasi dengan beragam patung dan simbol yang terdapat dalam Alkitab.

Fasad barat

Fasad bagian barat gereja merupakan salah satu lokasi yang sering dikunjungi wisatawan.

Ini karena, pada bagian di antara kedua menara kembar terdapat hiasan 28 patung yang mewakili 28 Raja Yehuda.

Di bawah barisan patung dan ornamen tersebut, terdapat tiga buah pintu. Pintu bagian tengah terdapat ornamen yang menggambarkan kisah penghakiman Yesus dari Alkitab.

Sementara satu pintu lain menampilkan gamabran Maria dan Yesus muda yang diapit oleh patung orang-orang suci.

Sedangkan pintu terakhir terdapat ornamen yang menceritakan kisah Maria dalam tradisi gereja Katolik. Pembangunan fasad dan pintu ini selesai pada tahun 1250.

Jendela dengan kaca patri

Namun pada gereja Notre Dame, jendela unik ini didesain dengan bentuk lingkaran dan terdiri dari beragam warna.

Terdapat tiga buah jendela patri ikonik di dalam bangunan gereja.

Bukan hanya sekadar jendela, kaca patri yang dipasang merupakan salah satu karya seni penting karena berasal dari abad ke-13.

Pada salah satu jendela, terdapat 84 panel yang disusun membentuk keseluruhan jendela.

Melansir CNN, saat kebakaran terjadi, Menteri Kebudayaan Perancis, Franck Riester mengatakan bahwa ketiga jendela itu tampaknya tidak mengalami kerusakan yang sangat besar.

Penopang bangunan

https://properti.kompas.com/read/2019/04/17/150000621/mengapa-notre-dame-disebut-ikon-arsitektur-gotik-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar