Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Terkesan dengan Konsep Ridwan Kamil, ADB Siap Bantu Jabar

Dalam pertemuan itu, ADB tertarik membantu pendanaan sejumlah proyek strategis di Jawa Barat (Jabar), khususnya bidang infrastruktur.

"ADB sangat bersemangat datang kepala perwakilan indonesianya. Rencananya spesial akan mengundang seluruh direktur sedunianya ke Jabar tanggal 17-18 Oktober 2018. Kedatangannya ingin mendengarkan kebutuhan infrastruktur yang akan kami kerjakan selama lima tahun," tutur Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Secara teknis, kata Emil, masalah pembangunan infrastruktur konektivitas transportasi akan jadi proyek prioritas di Jabar. Seperti pembangunan jalan tol, jalur kereta, pelabuhan, dan bandara.

"Caranya seperti apa opsinya tiga, dapat pinjaman langsung seperti kita pinjam ke bank atau lewat BUMD, kasih pinjam ke PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang merupakan BUMN atau lewat PT Adhi Karya (Persero) Tbk," ungkapnya.

"Kalau di negeri lain, ADB itu boleh memberi pinjaman ke pemerintah daerah. Sementara di Indonesia pinjaman ADB hanya sampai ke pemerintah pusat," tambahnya.

Emil menjelaskan, butuh waktu lama untuk mewujudkan mimpi besar Jabar jika hanya mengandalkan APBD.

"Kami meyakini kalau pakai pola konvensional, APBD yang cuma segitu-gitunya mimpinya sangat lambat. Saya ingin 'Ngabret', istilahnya ngabret saya itu dengan merekayasa cara pendanaan pembangunan," paparnya.

Winfried Wicklein menambahkan, dari hasil paparan Ridwan Kamil ada sejumlah program yang berpotensi dikerjasamakan.

"Kami menemukan beberapa bidang minat yang umum kami dapat bekerja bersama. Fokusnya yang kuat di bidang infrastruktur dan infrastruktur transportasi yang terhubung. Kami sangat setuju ini penting untuk menumbuhkan perekonomian di Jabar," katanya.

Winfried pun mengaku sangat tertarik dengan visi misi Ridwan Kamil untuk Jabar, dan berniat kembali datang pada Oktober 2018 untuk melakukan pembahasan lebih rinci.

"Jadi kami berharap dapat kembali, pada kenyataannya kami berencana untuk kembali bulan depan, Oktober, untuk mengambil diskusi lebih lanjut," jelasnya. 

https://properti.kompas.com/read/2018/09/21/213838221/terkesan-dengan-konsep-ridwan-kamil-adb-siap-bantu-jabar

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar