Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Apartemen Mewah Incaran "Crazy Rich Indonesians"

Kedua kawasan ini, diincar Crazy Rich Indonesians karena lokasinya strategis, prestisius, dan tentu saja melambangkan kesuksesan dan kemapanan.

Harga propertinya pun selangit, sudah menyentuh angka Rp 110 juta per meter persegi di luar PPNBM. 

Dengan uang 1 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 14,8 miliar, tak cukup untuk membeli apartemen-apartemen di kedua kawasan utama Jakarta itu. 

Paling banter, dengan 1 juta dollar AS, apartemen yang bisa dimiliki berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan, atau lebih dikenal sebagai Ring 2 kawasan elite Jakarta.

"Ini tidak termasuk properti berupa hunian mewah landed house di Menteng, Widya Chandra, Kebayoran Baru atau Pondok Indah yang secara tradisional dihuni oleh orang-orang kaya lama atau generasi senior," jelas CEO Leads Property Indonesia Hendra Hartono kepada Kompas.com, Selasa (18/9/2018).

Crazy Rich Indonesians sendiri menurut Associate Director Research and Consultancy Knight Frank Indonesia Hasan Pamudji adalah orang-orang dengan finansial mapan, dan anak muda, untuk tidak disebut generasi milenial, keturunan kalangan superkaya atau ultra high net worth individual (UHNW).

Kekayaan mereka, tak cuma warisan orang tua, juga hasil berbisnis, dan berinvestasi di segala sektor, terutama keuangan, perbankan, dan properti.

"Jumlah orang kaya di Indonesia tahun 2018 ini diperkirakan sekitar 22.918 orang," ungkap Hasan.

Rinciannya, sebanyak 21.526 orang memiliki kekayaan di atas 5 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 74,3 miliar, 1.314 orang dengan aset di atas 50 juta orang atau setara Rp 743,3 miliar, dan 78 orang dengan kekayaan di atas 500 juta dollar AS atau Rp 7,4 triliun.

Dari hasil riset Leads Property Indonesia dan kompilasi data Kompas.com, berikut apartemen-apartemen yang diincar kalangan tajir tersebut:

Keraton at The Plaza

Apartemen ini dikembangkan oleh PT Plaza Indonesia Realty Tbk, dan menempati alamat nomor wahid Jakarta yakni Jl MH Thamrin 1.

Sekarang, harga yang dipatok sekitar Rp 110 juta hingga Rp 130 juta per meter persegi. Jika luasnya 400 meter persegi, maka nilainya menyentuh angka Rp 44 miliar-Rp 52 miliar.

"Harga tersebut di luar pajak penjualan barang mewah (PPNBM)," kata Hendra.

Anandamaya Residence

Harga aktual yang dibanderol Astra Property, sayap bisnis PT Astra International Tbk, atas apartemen perdananya ini adalah Rp 105,8 juta per meter persegi.

Lokasinya di Jl Jenderal Sudirman, berada satu kompleks pengembangan dengan Menara Astra. 

Le Parc Thamrin Nine Residence

Le Parc di kawasan Thamrin Nine Residence ini dikembangkan oleh PT Putragaya Wahana. Untuk unit seluas 194 meter persegi dengan 3 kamar tidur dibanderol Rp 105,6 juta per meter persegi atau Rp 20,5 miliar.

Pasific Place Residence

PT Pacific Place Jakarta, konsorsium dari PT Artharaya Bintang Semesta, PT Mutiara Mulia Permata, dan PT Panin Investment membangun apartemen ini dalam satu pengembangan multifungsi.

Lokasinya di jantung bisnis dan keuangan Jakarta, yakni Sudirman Central Business District (SCBD). Harganya saat ini dimulai dari Rp 100 juta per meter persegi.

 

https://properti.kompas.com/read/2018/09/19/220000621/apartemen-mewah-incaran-crazy-rich-indonesians-

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar