Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pemerintah Harap Korea Selatan Bantu Revitalisasi Kali Ciliwung

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyampaikan harapan tersebut saat bertemu Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea, Kim Hyun Mee, di Seoul, Senin (17/9/2018).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (18/9/2018), harapan tersebut muncul pasca Presiden Joko Widodo bertandang ke Seoul dan meninjau Sungai Cheonggyecheon beberapa waktu lalu. 

Sungai yang tadinya bernasib sama seperti Ciliwung ini telah berubah drastis dan kini menjadi unsur ruang publik yang esensial bagi warga Kota Seoul.

Selain itu, Basuki juga menyampaikan kerja sama infrastruktur antara Indonesia dan Korea yang telah berjalan sejauh ini, seperti proyek Bendungan Karian, proyek saluran pembawa air baku Karian-Serpong dan manajemen pemeliharaan jembatan.

Basuki menyatakan, kini progres Bendungan Karian di Provinsi Banten telah mencapai 52 persen.

"Diharapkan pertengahan tahun 2019 akan rampung," kata dia.

Pembangunan bendungan ini sebagian dibiayai dari pinjaman Pemerintah Korea Selatan, yang dimulai pembangunannya sejak Oktober 2015.

Bendungan senilai Rp 1,07 triliun dikerjakan oleh kontraktor Daelim Industrial Co, LTD-PT. Wijaya Karya (Persero)-PT. Waskita Karya (Persero) Joint Operation ini memiliki kapasitas tampung efektif 207,5 juta meter kubik.

Kota baru

Sebelum bertemu Kim Hyun Mee, Basuki sempat menyambagi dua proyek kota baru Korea, yaitu Dongtan 2 dan Aphadom City.

Kota Dongtan 2 yang memiliki luas 3.500 hektar didesain sejak 2001 dan mulai dibangun pada 2004.

Jumlah penduduknya saat ini mencapai 265.000 jiwa, hampir separuhnya beraktivitas di Seoul.

Untuk mendukung transportasi, pemerintah setempat kemudian membangun Super Rapid Train (SRT) yang baru selesai dibangun pada bulan Maret 2018.

Dengan moda transportasi ini, jarak 61 km antara Dongtan-Seoul dapat ditempuh hanya dalam 20 menit saja.

Sementara di Alphadome City, Basuki berdiskusi dengan pengelola tentang dinamikan perumahan rakyat di Korea.

Acara yang dibuka oleh Menteri Kim Hyun Mee ini diikuti oleh sejumlah menteri-menteri infrastruktur se-ASEAN menekankan pentingnya kerjasama infrastruktur antar negara-negara ASEAN dengan Republik Korea.

Dalam forum tersebut, Basuki menyampaikan, pentingnya pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan pemerintah dalam empat tahun terakhir sebagai salah satu pendorong perekonomian Indonesia.

Acara kemudian ditutup dengan pembacaan Ministerial Declaration oleh Menteri MOLIT Kim Hyun Mee.

https://properti.kompas.com/read/2018/09/18/203000021/pemerintah-harap-korea-selatan-bantu-revitalisasi-kali-ciliwung

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke