Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bangunan Bekas Bioskop Ini Diubah Jadi Restoran Mewah

KOMPAS.com - Sejatinya, sebuah bioskop atau theater menjadi tempat bagi siapa saja untuk menghabiskan waktu menonton film atau pertunjukkan favorit.

Ketika mereka semakin tua usianya, dan terjadi perubahan perilaku di masyarakat, lambat laun keberadaannya pun ditinggalkan.

Namun, di tangan orang-orang kreatif, bioskop dan theater di Amerika Serikat ini disulap menjadi restoran menawan.

Berikut lima restoran eks-bioskop yang dilansir dari Archtectural Digest:

1. Sinema, Nashville

Dibuka pada 2014 lalu, awalnya Sinema merupakan Melrose Theatre yang dibangun pada 1942. Restoran dua tingkat ini tetap mempertahankan elemen-elemen pada Melrose Theater dengan sentuan sedikit modern dan rock n roll.

Pintu masuk besar yang merupakan lobi bioskop, merupakan tempa bagi tangga melengkung besar milik theater tersebut. Termasuk cermin langit-langit dan bata ekspos yang dipugar dengan baik.

Sinema yang memiliki bilik beludru mewah, dilengkapi dengan sistem pencahayaan yang luar biasa serta foto-foto hitam putih langka yang merupakan bagian dari sejarah musik ikonik Nashville.

2. Novara, Boston

Awalnya, tempat ini lebih dikenal sebagai The Milton Cinema, sebuah bioskop yang berjarak sekitar 15 menit di sebelah selatan Boston.

Berbagai film legendaris pernah diputar di bioskop ini, seperti Jaws dan West Side Story. Hingga pada akhirnya, setelah 50 tahun beroperasi, bioskop ini ditutup pada 1987.

Tiga dekade kemudian Novara kembali membuka pintu bioskop ini menjadi sebuah restoran. Memiliki langit-langit setinggi 7 meter, restoran ini juga memasang berbagai poster dari film-film lama seperti Gone With The Wind, Footlose, serta berbagai poster lainnya.

Untuk menambah kesan klasik, Novara juga menayangkan ulang film-film klasik di dinding pada ruang makan utamanya.

3. Wayward Owl Brewing, New Orleans

Restoran ini dibuka pada 2016 lalu di tempat yang sebelumnya merupakan Gem Theatre. Bertlokasi di puncak Broadmoor, Central City dan Mid City, teater ini dibuka pada 1951 dengan konstruksi batu berat dan penumpukan yang dalam guna menjaga integritas bangunan.

Pada 2014, tempat itu kemudian diubah menjadi restoran dan tempat pembuatan bir milik keluarga Justin dan Kristin Boswell.

Mereka kemudian mengubah langit-langit dan lantai, sementara bagian lain dibiarkan tetap. Aneka makanan dan minuman dijajakan di sini, mulai dari makanan dan minum khas Haiti hingga Korea Selatan, bahkan Kolombia.

4. Carbon Arc and Board, Chicago

Teater Persing awalnya dibuka pada 1918 sebagai tempat untuk memutar film berbasa Jerman di Lincoln Square, Chicago.

Pada 1960-an, teater tersebut dibeli dan berganti nama menjadi Davis Theatre.

Setelah sekian dasawarsa, tepatnya pada 2016, Carbon Arc Bar and Board dibuka pada tempat yang menyandang status National Landmark tersebut.

Hingga kini, teater masih beroperasi. Namun para tamu dapat keluar dari lobi dan langsung menuju ke bar yang menawarkan koktail lengkap dengan hidangan khas Amerika lainnya.

5. Webb Custom Kitchen, Gastonia, North Carolina

Terletak di Gastonia, sebuah tempat yang berad di pinggir wilayah Charlotte, tempat ini masih memiliki dekorasi art deco yang kental pada era 1927.

Teater ini sebenarnya telah ditutup pada 1980-an, dan kini menjadi restoran Webb Custom Kitchen yang tetap mempertahankan gaya arsitekturnya.

"Yang membuat saya tertarik adalah tulang belulang dan arsitekturnya," ungkap pemilik Webb Custom Kitchen, Jim Morasso.

"Teater ini telah membantu mendefinisikan arsitektur Gastonia," ia menambahkan.

Morasso membuka tempat ini pada 2016 dan tetap memiliki proyektor asli teater tersebut.

https://properti.kompas.com/read/2018/09/09/112112821/bangunan-bekas-bioskop-ini-diubah-jadi-restoran-mewah

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar