Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Terpopuler: Rumah Kontainer Tahan Gempa dan Tips Renovasi Rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah memberi kelonggaran untuk membeli rumah melalui skema loan to value (LTV). Kelonggaran itu diberikan perbankan kepada calon pemohon kredit pemilikan rumah (KPR) pertama.

Informasi tentang gaji yang harus dimiliki untuk bisa mengajukan permohonan tersebut masih menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com pada Selasa (7/8/2018).

Selain itu, berita tentang rumah kontainer yang tahan gempa dan tips untuk menghindari kesalahan merenovasi rumah juga menyita banyak perhatian pembaca.

Berikut ini daftar berita populer selengkapnya:

1. Beli rumah Rp 300 juta, berapa gaji yang harus dimiliki?

Pelonggaran LTV dipastikan akan membantu masyarakat yang ingin membeli rumah pertama mereka. Pasalnya, dengan kebijakan ini, masyarakat bisa mendapatkan hunian impian dengan uang muka yang jauh lebih ringan.

Kendati demikian, ada hal yang juga harus diperhatikan sebelum bisa mengajukan permohonan yaitu pendapatan bulanan.

Bank Indonesia mengatur besaran cicilan tidak boleh lebih dari 30 persen dari pendapatan per bulan.

Lantas, berapakah pendapatan yang harus dikantongi bila ingin membeli rumah seharga Rp 300 jutaan? 

Berita selengkapnya: Beli Rumah Rp 300 Juta, Berapa Gaji yang Harus Dimiliki?

2. Gaji minimum untuk beli rumah Rp 300 juta KPR syariah

Membeli rumah dengan skema cicilan KPR syariah akad murabahah, harus siap menghadapi besarnya cicilan setiap bulannya dibandingkan KPR konvensional.

Sebagai gambaran, untuk rumah seharga Rp 300 juta dengan tenor 15 tahun dan uang muka 0 persen, cicilan KPR konvensional sebesar Rp 2.920.733 per bulan.

Berita selengkapnya: Beli Rumah Rp 300 Juta KPR Syariah, Gaji Minimum Harus Rp 15,5 Juta

3. Rumah kontainer aman dan anti-gempa 

Ketika membangun rumah atau gedung tentu hal pertama yang harus diperhatikan adalah faktor keamanan bangunan tersebut.

Begitu pula dengan membangun rumah menggunakan bahan kontainer. Tren penggunaan kontainer untuk bangunan sudah lama muncul.

Namun dengan maraknya bangunan berbahan dasar kontainer, mulai timbul pertanyaan apakah peti kemas aman digunakan sebagai rumah tinggal.

Berita selengkapnya: Rumah Kontainer Aman dan Anti Gempa

4. Hindari 3 kesalahan saat renovasi rumah

Pemilik dan penghuni harus mengetahui cara untuk merawat dan memperbaiki rumah yang dimiliki untuk investasi.

Apabila rumah itu perlu direnovasi, mereka perlu tahu juga beberapa kesalahan yang harus dihindari saat perbaikan.

Hal itu bertujuan untuk memastikan bahwa rumah tersebut nantinya bisa dengan mudah disewakan dengan harga yang masuk akal sesuai pasar di wilayah rumah tersebut berada.

Menurut pendiri konsultan renovasi rumah Mamy Home, Amin Yusoff, ada tiga kesalahan yang sering dibuat oleh para pemilik rumah saat memperbaiki huniannya.

Kesalahan itu membuat mereka harus menanggung biaya yang cukup besar dan tidak bisa menyewakan atau menjual properti mereka dengan cepat dan mudah.

Berita selengkapnya: Hindari 3 Kesalahan Saat Renovasi Rumah

5. Arsitek Indonesia masuk nominasi terbaik Dezeen Awards 2018

RAW Architecture, firma arsitek Indonesia akan bersaing dengan 19 nama lain dari sejumlah negara di dunia untuk menjadi yang terbaik pada ajang Dezeen Awards 2018.

Mereka bertarung dalam kategori 'Emerging Architect of The Year bersama-sama nama yang sudah tak asing lagi macam SHAU Architects dari Belanda, Studio Ben Allen dari Inggris, serta Penda dari Austria.

Apresiasi ini diberikan kepada setiap firma yang memiliki talenta terbaik, dalam kategori arsitektur, desain interior maupun kategori lainnya.

Berita selengkapnya: Arsitek Indonesia Masuk Nominasi Terbaik Dezeen Awards 2018

https://properti.kompas.com/read/2018/08/08/090000121/terpopuler--rumah-kontainer-tahan-gempa-dan-tips-renovasi-rumah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar