Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

100 Narapidana di Lapas Cipinang Ikuti Pelatihan Konstruksi

Pelatihan ini diikuti oleh 100 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.

Tujuan dari pelatihan ini untuk memberi keterampilan kepada para narapidana sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja konstruksi terampil dan bersertifikat di Indonesia.

“Kami berharap kebutuhan tenaga terampil bisa teratasi dengan banyaknya pelatihan seperti ini. Kita akan melahirkan 100 tenaga baru dan akan terus bertambah. Bukan saja untuk tingkat daerah dan nasional, tapi juga tingkat internasional,” ujar Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin, Senin (30/7/2018) di Lapas Cipinang, Jakarta.

Dia mengatakan, sebelumnya sudah ada pelatihan yang sama digelar di Boyolali, Jawa Tengah. Dari sembilan angkatan pelatihan yang dilakukan, peserta pada angkatan kedua dan ketiga kini sudah bekerja di Arab Saudi.

Hal ini menandakan bahwa potensi tenaga kerja Indonesia untuk bisa bekerja di mancanegara sangat besar.

“Salah satunya yaitu mengikuti semua pelatihan ini dengan baik sehingga pada akhirnya memiliki kualitas dan kompetensi untuk mendapatkan sertifikat,” ucap Syarif.

Syarif menambahkan, peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa saja tidak lulus jika tidak serius mengikutinya.

Maka dari itu, lanjutnya, para peserta harus sungguh-sungguh menjalani pelatihan selama empat hari ini sehingga memenuhi penilaian yang ditentukan.

“Tidak selamanya yang ikut pelatihan bisa lulus. Kalau tdk serius maka peserta tidak akan lulus. Jadi harus yakinkan diri bahwa harus lulus setelah mengikuti  pelatihan ini sesuai hasil penilaian dari para asesor,” tutur Syarif.

Hadir pula dalam pembukaan pelatihan ini Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM Sri Puguh Utami, Kepala Lapas Kelas I Cipinang Andika D Prasetya, dan Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Riky Aditya Nazir selaku ketua panitia penyelenggara.

Narapidana yang mengikuti pelatihan ini harus memenuhi syarat, yaitu sudah menjalani dua pertiga masa tahanan dan yang mendapatkan bebas bersyarat.

Ke-100 narapidana itu terdiri dari 33 orang sebagai tukang kayu, 33 orang sebagai tukang batu, dan 34 orang sebagai tukang besi. Selain itu, juga diikuti oleh para petugas lapas.

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan mereka memliki kemampuan dan keterampilan serta sertifikat di bidang konstruksi.

https://properti.kompas.com/read/2018/07/30/150828221/100-narapidana-di-lapas-cipinang-ikuti-pelatihan-konstruksi

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar