Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Terpopuler: Bendera Asian Games di Tiang Bambu dan Tol Terpanjang

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengibaran bendera negara peserta Asian Games 2018 menggunakan tiang bambu menjadi berita paling menarik dibaca di kanal Properti, Kompas.com, Kamis (19/7/2018).

Selain itu, berita tentang penutupan sebagian lajur jalan di proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 18 dalam rangka pengerjaan tol layang atau elevated toll juga menyita perhatian pembaca.

Berikut ini daftar berita menarik selengkapnya:

1. Reaksi Menteri PUPR soal pengibaran bendera peserta Asian Games di tiang bambu

Bendera negara peserta Asian Games 2018 mulai dikibarkan di beberapa titik wilayah di Jakarta. Bendera dipasang pada sebilah tiang bambu.

Pemandangan tersebut dapat ditemui di Jalan Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara, dan kawasan Kali Besar, Jakarta Barat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono tertawa saat dimintai tanggapan soal pemasangan bendera dengan bilah tiang bambu.

"Hahahaha, kenapa tanya saya?" kata Basuki di Kompleks Parlemen, Rabu (18/7/2018).

Berita selengkapnya: Bendera Peserta Asian Games Dipasang di Tiang Bambu, Basuki Tertawa

2. Sebagian lajur di Tol Jakarta-Cikampek ditutup untuk keselamatan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek melakukan simulasi pengurangan lajur di proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 18 dalam rangka pengerjaan tol layang atau elevated toll.

Pengurangan lajur itu dilakukan mulai Selasa (17/7/2018) pukul 21.00 WIB. Salah satunya di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dari Bekasi Timur ke arah Tambun.

Maksimal 2,5 lajur ditutup karena ada commissioning atau pengujian untuk memastikan tersambungnya steel box girder dengan launcher gantry dengan baik.

Pengujian itu dilakukan untuk memastikan bahwa pekerjaan proyek tersebut telah dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku, serta regulasi, kode, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Selain itu, demi keamanan dan keselamatan kerja para pekerja proyek serta lalu lintas para pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Berita selengkapnya: Demi Keselamatan Pengguna Tol, Sebagian Lajur Jakarta-Cikampek Ditutup

3. Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Padang

Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Padang sepanjang 254,8 kilometer segera dibangun. Hal itu menyusul telah ditandatanganinya Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) oleh PT Hutama Karya (Persero).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (19/7/2018), penandatanganan tersebut dilakukan Selasa (17/7/2018) oleh Dirut Hutama Karya Bintang Perbowo dan disaksikan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.

Sebelumnya, Hutama Karya telah menerima Surat Menteri PUPR Nomor JL.03.04-Mn/913 tanggal 11 Juli 2018 tentang Penetapan Rencana Usaha Pengusahaan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung-Padang.

"Dengan ditandatanganinya Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol ini, kami berharap dapat mempercepat proses pembangunan jalan tol Pekanbaru-Padang," kata Bintang.

Berita selengkapnya: Tol Pekanbaru-Padang Segera Dibangun

4. Lima gedung tertinggi di Indonesia sampai 2020 

Jakarta terus membangun, kendati bisnis properti masih belum siuman dari pingsan panjangnya.

Hal ini dibuktikan dengan proses konstruksi beberapa megaproyek bernilai triliunan rupiah yang masih terus berjalan.

Berita selengkapnya: Lima Gedung Tertinggi di Intdonesia hingga 2020

5. Investasi HK Rp 80,4 triliun untuk tol terpanjang di Indonesia

Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang dipastikan bakal menelan investasi bernilai fantastis.

Pasalnya, panjang tol ini mencapai 254,8 kilometer, jarak tempuh yang sama bila menyusuri perjalanan dari Jakarta sampai Pejagan bila ditempuh via tol.

Jika kelak terbangun, bakal memecahkan rekor jalan tol terpanjang di Indonesia yang saat ini masih dipegang Tol Cipali (116,75 kilometer).

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo mengatakan, jalan tol ini akan terbagi ke dalam 14 seksi, dengan investasi mencapai Rp 80,4 triliun.

Berita selengkapnya: Bangun Tol Terpanjang di Indonesia, HK Investasi Rp 80,4 Triliun

https://properti.kompas.com/read/2018/07/20/110000221/terpopuler--bendera-asian-games-di-tiang-bambu-dan-tol-terpanjang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar