Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pelindo 1 Lepas Seribuan Pemudik Jalur Laut

Para pemudik yang akan merayakan Lebaran di Kota Medan ini berangkat pada Sabtu (9/6/2018) dengan menumpangi Kapal Kelud. Mereka adalah peserta Program Mudik Gratis Bareng Pelindo 1.

Pelindo 1 menyediakan satu kapal laut dengan rute Batam-Belawan untuk memfasilitasi pemudik pengguna jalur transportasi laut.

Rute ini akan melakukan dua kali pelayaran dengan jadwal keberangkatan 9 dan 11 Juni 2018. Setiap keberangkatan, kapal akan membawa penumpang sebanyak 1.000 orang dari Batam.

"Penambahan trip mudik via jalur laut ini karena tingginya antusiasme masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis Pelindo 1. Ini program rutin kami setiap tahun untuk mendukung pemerintah dalam menyediakan transportasi mudik yang aman dan nyaman," kata Mardiofi, Minggu (10/6/2018).

“Selain kapal laut, kami juga menyediakan armada bus bagi masyarakat yang akan melanjutkan perjalanan mudiknya ke kampung halaman,” sambungnya.

Tiba di Pelabuhan Belawan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan pelayanan. Para pemudik yang turun di terminal penumpang terbesar di Pulau Sumatera Bandardeli-Belawan akan mendapati berbagai fasilitas modern dan lengkap.

Dua unit garbarata menjadi akses memudahkan penumpang naik turun dari kapal. Juga tersedia ruang tunggu, guest house, ruang ibu menyusui, balai kesehatan, ruang kedatangan dan anjungan, musholla, serta alat dan fasilitas pelengkap lainnya.

Selain Batam, pada hari yang sama pelepasan program mudik gratis pun dilakukan di Pelabuhan Sri Bintan Pura-Tanjungpinang.

Pelindo 1 menyediakan 10 kapal laut yang berangkat dari Pelabuhan Tanjungpinang menuju Tanjungbalai Karimun, Selat Panjang, Bengkalis, Dumai, dan Tanjung Samak.

Samsul, warga Tanjungpinang yang menikmati program mudik ke Bengkalis mengucapkan banyak terima kasih. Berkat Pelindo 1, dirinya bisa merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

“Kami sangat terbantu untuk pulang kampung. Kami masyarakat Tanjungpinang mengandalkan transportasi laut, apalagi untuk daerah Bengkalis, Tanjungbalai Karimun, dan Natuna. Program ini memberikan semangat untuk kami masyarakat berlebaran di kampung,” papar Samsul.

ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami menjelaskan, Pelindo 1 telah menyiapkan 12 kapal laut dan 45 bus pariwisata untuk melayani program mudik gratis dengan jumlah peserta 4.750. Meningkat dari tahun lalu sebanyak 2.150 orang.

"Ini salah satu prorgram BUMN Hadir untuk Negeri. Semoga masyarakat semakin merasakan manfaat yang diberikan Pelindo 1,” tuntasnya.

https://properti.kompas.com/read/2018/06/10/213129521/pelindo-1-lepas-seribuan-pemudik-jalur-laut

Terkini Lainnya

Mal Jakarta Tetap Ramai Meski Ekspansi Peritel Melambat
Mal Jakarta Tetap Ramai Meski Ekspansi Peritel Melambat
Berita
RUU Sewa Rumah Portugal Didemo, Penyewa Khawatir Diusir dari Kontrakan
RUU Sewa Rumah Portugal Didemo, Penyewa Khawatir Diusir dari Kontrakan
Berita
Rakyat Portugal Menjerit, Harga Rumah Naik 2 Kali Lipat
Rakyat Portugal Menjerit, Harga Rumah Naik 2 Kali Lipat
Berita
Kimi Antonelli Punya Rumah Sendiri di Usia 19 Tahun, Sang Ibu Bantu Desain
Kimi Antonelli Punya Rumah Sendiri di Usia 19 Tahun, Sang Ibu Bantu Desain
Listing Properti
Gaji Rp 2 Juta Sebulan, Sopir Mikrolet Tinggal di Rumah 16,6 Meter Persegi
Gaji Rp 2 Juta Sebulan, Sopir Mikrolet Tinggal di Rumah 16,6 Meter Persegi
Berita
Nama di Sertifikat Tanah Salah? Konsultasikan lewat Mobil Layanan BPN
Nama di Sertifikat Tanah Salah? Konsultasikan lewat Mobil Layanan BPN
Berita
Industri dan Konser Menyelamatkan Jakarta di Tengah Pelemahan Rupiah
Industri dan Konser Menyelamatkan Jakarta di Tengah Pelemahan Rupiah
Berita
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Arsitektur
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Berita
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Berita
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Berita
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Arsitektur
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar