Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

640 Kilometer Jalan Trans-Maluku Tersambung

Saat ini, sudah 70 persen jalan yang tersambung atau sekitar 640 kilometer dengan kondisi sebagian beraspal dan sebagian perkerasan tanah.

"Tahun depan akan dibuka jalan menuju Air Nanang, sehingga akses port to port yakni dari Pelabuhan Waisala dan Pelabuhan Air Nanang bisa tersambung," ungkap Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI Ambon, Satrio Sugeng Prayitno, dalam keterangan tertulis, Senin (4/6/2018).

Jalan Trans Maluku terbagi menjadi beberapa ruas mulai dari Pelabuhan Amahai - Saleman sepanjang (84 Km), Saleman - Waisala (228 Km), Piru - Werinama (339 Km), dan Saleman - Bula (263 Km).

Menurut Satrio, kondisi beraspal pada ruas Pelabuhan Amahai hingga Saleman. Namun perlu berhati-hati karena ruas tersebut merupakan daerah rawan longsor.

Demikian halnya untuk ruas Saleman-Wahai sepanjang 104 Km dan Saleman-Tamiwel hingga Piru sepanjang 326 Km kondisinya juga mantap.

Pada ruas Saleman-Piru, masih dibutuhkan pembangunan sebanyak sembilan jembatan, dimana tahun depan akan dibangun dua di antaranya.

Sekedar informasi, Pulau Seram merupakan salah satu pulau besar di Maluku dengan luas 18.625 km2. Jalan di pulau ini semula merupakan jalan pemda, yang kemudian diusulkan menjadi jalan nasional.

"Awalnya masih berupa jalan tanah, kita lakukan penanganan karena jalan ini jalur utama mobilitas masyarakat. Penanganannya dilakukan secara bertahap," kata Satrio.

Pada tahun 2018, anggaran preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional di Pulau Seram sebesar Rp 269 miliar yang digunakan diantaranya untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dan rekonstruksi jalan sepanjang 20 Km.

https://properti.kompas.com/read/2018/06/05/074055121/640-kilometer-jalan-trans-maluku-tersambung

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke