Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ramaikan Cibubur, Kawan Lama dan Sinarmas Land Hadirkan Living World

Keduanya membentuk usaha kerja sama berskema joint venture, dengan realisasi poyek perdana adalah properti multifungsi di kawasan perumahan Kota Wisata, Cibubur-Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Properti multifungsi ini bakal mencakup apartemen, pusat belanja, perkantoran, dan hotel dengan klasifikasi bintang tiga.

Tahap awal dari properti multifungsi yang akan dikerjakan adalah pembangunan pusat belanja berkonsep family mall di atas lahan seluas 8,5 hektar.

"Pusat belanja ini dibangun untuk memenuhi kekosongan yang dibutuhkan ceruk pasar kelas menengah-menengah atas di kawasan Cibubur dan sekitarnya," jelas CEO REtail and Hospitality Sinarmas Land Alphonzus Widjaja menjawab Kompas.com, Rabu (30/5/2018).

Untuk diketahui, di kawasan Cibubur telah berdiri empat pusat belanja yakni Cibubur Junction, Plaza Cibubur, Ciputra Mall Cibubur, dan Metropolitan Mall. 

Satu yang masih dalam tahap konstruksi adalah Trans Mall Cibubur yang dimiliki oleh Trans Corporation.

Meski demikian, Alphonzus menekankan, pusat belanja yang akan dibangun sangat berbeda dengan yang sudah ada.

Pusat belanja ini nantinya mengakomodasi kebutuhan gaya hidup (lifestyle), hiburan (entertainment), hobi, dan juga tren kekinian yang tengah digandrungi masyarakat urban.

Dengan luas bangunan 90.000 meter persegi, pusat belanja yang akan diberi nama Living World Cibubur ini, bakal didominasi peritel-peritel food and beverages, dan juga kebutuhan hidup sehari-hari (daily life) masyarakat.

Direktur Kawan Lama Group Sugiyanto Wibowo menambahkan, peritel-peritel yang akan mengisi Living World Cibubur adalah unit-unit bisnis ritel milik perusahaan. Serupa dengan Living World sebelumnya yang sudah beroperasi di Alam Sutera, dan Pekanbaru.

"Tapi karena bangunannya luas, selain peritel milik perusahaan, juga akan ada peritel-peritel lainnya agar tercipta komposisi tenancy mix yang ideal," kata Sugiyanto.

Untuk membangun Living World ini dibutuhkan dana tak kurang dari 1,2 triliun dengan porsi kepemilikan masing-masing 60 persen Kawan Lama Group dan 40 persen Sinarmas Land.

Setelah Living World Cibubur, rencananya aliansi strategis ini akan berlanjut di perumahan Grand Wisata, Bekasi, Surabaya, dan Makassar.

Ketiga kawasan ini dinilai sebagai pasar besar dan sangat potensial dengan kebutuhan-kebutuhannya yang selama ini belum terpenuhi.

"Untuk proyek-proyek masa depan (future development) tersebut, kami mengutamakan lahan-lahan milik Sinarmas Land yang dimanfaatkan. Tahap berikutnya pengembangan di land bank milik Kawan Lama," tuntas Alphonzus. 

https://properti.kompas.com/read/2018/05/31/063000621/ramaikan-cibubur-kawan-lama-dan-sinarmas-land-hadirkan-living-world

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar