Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mudik Lewat Jalur Pansela, Anda Melintasi 23 Kabupaten Sekaligus

JAKARTA, KOMPAS.com – Pantai selatan (pansela) Jawa bisa menjadi alternatif jalur mudik menjelang Lebaran 2018. Bahkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merekomendasikan jalur tersebut karena saat ini kondisinya sudah bagus.

Menurut data Kementerian PUPR, panjang lintas pansela Jawa adalah 1.405 kilometer. Lebar jalannya antara 5 meter sampai 7 meter.

Sesuai namanya, jalur ini terbentang mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga Jawa Timur.

Jika awal perjalanan mudik Anda dari Merak dan berakhir di Banyuwangi, maka Anda akan melintasi 23 kabupaten sekaligus.

Berikut ini daftar sejumlah kabupaten di sepanjang pansela:

Kemudian di Provinsi Jawa Barat, jalur pansela dimulai dari Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, hingga Kabupaten Pangandaran.

Setelah itu masuk ke wilayah Provinsi Jawa Tengah, mulai dari Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Purworejo.  

Dilanjutkan ke Provinsi DIY, akan melintasi Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Gunung Kidul.

Berikutnya akan masuk ke wilayah Provinsi Jawa Timur, diawali dari Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, sampai berakhir di Kabupaten Banyuwangi.

"Jalan nasional secara umum kondisinya mantap. Ada rute mudik wisata di pansela Jawa dengan pemandangan yang luar biasa," tutur Hedy Rahadian saat jumpa pers, Jumat (18/5/2018) di kantor Kementerian PUPR, Jakarta.

Dia menambahkan, terkait libur Lebaran tahun ini yang waktunya cukup panjang, para pemudik bisa melakukan perjalanan lebih santai sambil menikmati indahnya pemandangan di sepanjang pansela. Tersedia pula tempat penginapan yang cukup bagus di sana.

Meski demikian, ada beberapa ruas di Kebumen yang belum dilebarkan dan akan dikerjakan tahun ini.

“Selanjutnya dari Yogyakarta hingga Ponorogo, beberapa waktu lalu saya lewati, jalannya sudah cukup lebar,” ujar Basuki dalam keterangan tertulisnya, seperti dilansir Kompas.com, Kamis (3/5/2018).

https://properti.kompas.com/read/2018/05/18/230000321/mudik-lewat-jalur-pansela-anda-melintasi-23-kabupaten-sekaligus

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar