Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

6.000 Pekerja Lokal Terlibat dalam Renovasi "Venue" Asian Games

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesuai Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2016, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat tugas merenovasi sarana olahraga untuk menghadapi Asian Games 2018.

Dalam melaksanakan tugasnya, Kementerian PUPR mengaku melibatkan ribuan tenaga kerja lokal. Selain itu, barang dan jasa yang digunakan juga merupakan kandungan lokal.

Dalam acara media gathering "Revitalisasi Kawasan Gelora Bung Karno", Direktur Bina Penataan Bangunan Iwan Suprijanto Kementerian PUPR mengatakan, semua proyek yang dikerjakan untuk Asian Games melibatkan orang-orang Indonesia.

Begitu pula dengan bahan yang dipakai buat membangun sarana dan prasarana olahraga, baik yang di Jakarta, Bandung, maupun Palembang.

"Pihak yang kami ajak kerja sama semuanya dari Indonesia, misalnya arsitek dan pekerjanya. Materi untuk pengerjaan proyek juga lokal," ucap Iwan Suprijanto, Rabu (9/5/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dia mengungkapkan, total ada sekitar 6.000 pekerja yang terlibat dalam pembangunan semua proyek.

Sementara untuk arsitek yang merancang suatu venue, kata Iwan, pemerintah bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia.

Untuk menjamin kualitas pengerjaan venue itu, Kementerian PUPR mengaku menerapkan standar kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja.

"Jadi sesuai instruksi Presiden Jokowi, proyek yang dikerjakan harus banyak orang Indonesia. Untuk keselamatan kerja, Pak Menteri bahkan melakukan sertifikasi kepada semua pekerjanya," tutur Iwan.

Pihaknya menargetkan pengerjaan proyek selesai pada akhir Juni 2018. Sampai hari ini, yang sudah diselesaikan sekitar 93 persen.

Agar proyek tersebut sesuai target, sistem kerjanya 24 jam setiap hari dengan pembagian shift kerja setiap 8 jam.

"Jadi venue itu dikerjakan siang malam tiap hari dengan sistem 8 jam kerja sehingga tenaganya akan terus baru lagi," kata Iwan.

Dia juga berharap agar setelah Asian Games nanti venue yang sudah dibangun tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga bisa buat ruang publik.

Menurut dia, ini merupakan investasi olahraga di Indonesia supaya prestasinya lebih meningkat di tingkat nasional dan internasional.

https://properti.kompas.com/read/2018/05/09/223658821/6000-pekerja-lokal-terlibat-dalam-renovasi-venue-asian-games

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar