Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jadi KSPN, Jumlah Wisatawan ke Danau Toba Melonjak 50 Persen

Peningkatan jumlah turis ini berdampak pada pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Samosir Rudi Sabar M Siahaan mengatakan, pada tahun lalu jumlah wisatawan yang berkunjung ke Toba mencapai 300.000 orang.

Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya wisatawan yang datang, kurang dari 200.000 orang.

“Di Menara Tele saja, itu sekitar 150.000 orang pada 2017,” kata Rudi saat berbincang dengan sejumlah awak media di terusan Tano Ponggol, Kamis (22/3/2018).

Peningkatan status Bandara Silangit sebagai bandara internasional, menurut dia, turut mendorong peningkatan jumlah turis.

Rudi menyebut, jarak Kualanamu menuju Danau Toba bila ditempuh dengan perjalanan darat dapat menghabiskan waktu 6-7 jam. Sementara, bila melalui Bandara Silangit waktu tempuh yang dibutuhkan hanya 1,5-2 jam dalam kondisi normal.

“Apalagi kalau infrastruktur dari Muara ke Nainggolan di Taput (Tapanuli Utara), bisa kapalnya terkoneksi itu (bisa lebih cepat). Sekarang sedang dibantu Kementerian Perhubungan (untuk pengadaan kapal),” terang Rudi.

Sementara itu, Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan, kontribusi turis yang datang ke wilayahnya hampir mencapai 30 persen bila dibandingkan dengan target yang dipatok pemerintah pusat.

“Kami tidak tahu seberapa besar peningkatan di wilayah kabupaten lain seperti Karo, Toba Samosir, Simalungun dan sebagainya. Yang jelas dari tujuh kabupaten, kami sudah 300.000,” sebut Rapidin.

Peningkatan jumlah turis ini mendorong bisnis hotel di wilayah ini makin menggeliat. Saat ini tersedia sekitar 2.250 kamar hotel, di luar homestay. Hampir setiap akhir pekan tingkat okupansinya mencapai 50 persen.

“Ini memberikan dampak ikutan terhadap PAD kami. Sebelumnya PAD senilai Rp 35 miliar, sekarang Rp 75 miliar. Kalau nanti semua program pemerintah pusat berjalan bagus, kami targetkan hingga Rp 100 miliar,” tutup Rapidin.

https://properti.kompas.com/read/2018/03/24/193000721/jadi-kspn-jumlah-wisatawan-ke-danau-toba-melonjak-50-persen

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar