Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ini Kecanggihan Toilet Rp 3,3 Miliar Buatan Kementerian PUPR

Toilet ini dilengkapi dengan teknologi Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang diciptakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang).

Lantas, seperti apa kecanggihan teknologi yang dimiliki toilet seharga Rp 3,3 miliar itu?

Peneliti Muda Puslitbang Kementerian PUPR Dimas Hastama Nugraha menjelaskan, teknologi IPA yang dibenamkan mencakup menara aerasi dan Reverse Osmosis (RO). Menara aerasi memiliki tinggi 13 meter dengan lima tingkatan.

Air yang diolah dinetralisasi kadar besi (Fe) dan mangan-nya (Mn). Pasalnya, kadar kedua mineral tersebut cukup tinggi yaitu 0,9 ppm untuk besi dan 1,2 ppm untuk mangan.

Dari hasil uji laboratorium, tingkat besi dan mangan yang diproses turun menjadi 0,3 ppm untuk besi dan 0,5 ppm untuk mangan.

Air yang sudah dinetralisir kemudian dialirkan ke dalam filtrasi, untuk dipisahkan ke dalam dua bagian yaitu toilet dan sistem RO. Sistem RO ini memiliki kapasitas 400 liter per hari dan dapat langsung dikonsumsi oleh masyarakat.

Sementara, air yang dialirkan ke toilet akan dimanfaatkan saat buang air kecil dan air besar. Limbah yang dihasilkan kemudian ditampung di bak penampungan sebelum diolah di bio filter berkapasitas 5.000 liter. Setelah diolah, air tersebut dialirkan ke kolam sanita yang berisi tanaman air.

Tanaman tersebut bertugas untuk menetralisir sisa limbah, sehingga air yang keluar dari kolam sanita sudah memenuhi standar air baku.

“Biasanya taman sanita ini ada tipe vertikal dan horizontal. Karena di sini konturnya bergunung-gunung, kita mengikuti dengan empat layer,” terangnya.

Di dalam sistem pengolahan air bersih terdapat teknologi menara aerasi senilai Rp 452 juta dan RO senilai Rp 46 juta. Adapun untuk pembangunan fisik bangunan menghabiskan anggaran Rp 1,95 miliar.

Sementara di lantai dua, terdapat ruang transparan yang dapat dimanfaatkan sebagai area serba guna berkapasitas 40 orang, area terbuka, dan selasar pemantauan.

https://properti.kompas.com/read/2018/03/23/213000121/ini-kecanggihan-toilet-rp-3-3-miliar-buatan-kementerian-pupr

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar