Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Gubernur Jateng Cek Kesiapan Akhir Operasi Libur Natal

Bertempat di alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (21/12/2017), ribuan orang baik dari anggota baik Polri, TNI, Pemda dan unsur kelompok masyarakat bersiap mendukung operasi itu.

Ganjar membacakan amanat Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam apel terakhir itu. Mengutip sambutan Kapolri, Ganjar mengingatkan pasukan untuk memperhatikan kelancaran arus mudik dan balik, harga kebutuhan pokok hingga potensi konflik sosial, dan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Operasi lilin dimulai 23 Desember sampai 1 Januari 2018," kata Ganjar.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono seusai apel siaga itu juga meminta kalangan produsen pembuat petasan untuk berhenti berproduksi jelang Natal dan tahun baru. Ia akan menindak tegas jika di lapangan masih ditemukan produksi petasan.

Jelang Natal ini, sambung dia, beberapa produsen petasan telah berhasil ditangkap di berbagai wilayah. Produsen petasan yang ditangkap itu berasal dari di Banyumas, Tegal dan Demak.

"Saya himbau kepada produsen petasan agar tidak lagi memproduksi karena itu membahayakan," himbau Condro.

Selain mengamankan orang, hasil petasan juga disita, dan dimusnahkan bersama dengan minuman keras.

Untuk penganaman kantibmas, Polda secara paralel menggelar operasi premanisme, miras, petasan.

Sementara soal stabilisasi harga, polda bersama instansi terkait melakukan operasi pasar dan melalukan pengawasan jika terjadi kartel harga.

Sejauh ini, sambung dia, harga kebutuhan pokok di Jateng masih normal dan tidak ada kenaikan berarti.

Antisipasi terorisme

Condro menambahkan, pihaknya juga mencermat betul ancaman terorisme jelang Natal dan tahun baru. Antisipasi dilakukan baik di tingkat intilijen dan di lapangan sudah dipetaan.

Salah satu pemetaan itu, yaitu melakukan pemantauan terhadap narapidana eks tindak pidana terorisme. Pemantauan berkoordinasi dengan datasemen khusus (densus) 88 Mabes Polri.

"Kami jua memonitor eks napiter yang berada di Jateng berkoordinasi dengan Densus," paparnya.

Operasi lilin candi untuk Natal dan tahun baru dimulai 23 Desember 2017 dan berakhir 1 Januari 2018. 

https://properti.kompas.com/read/2017/12/22/124716921/gubernur-jateng-cek-kesiapan-akhir-operasi-libur-natal

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar