Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Generasi Milenial, Simak Tips Berikut Sebelum Beli Rumah

KompasProperti - Sulit dipungkiri bila harga properti dari waktu ke waktu terus merangkak naik. Bagi generasi milenial dengan penghasilan pas-pasan, tentu harus berpikir ekstra keras saat hendak membeli rumah pertama.

Ada beberap tips yang bisa dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli rumah. Seperti yang dirangkum KompasProperti dari Appartmenttherapy berikut:

1. Gambarkan di mana Anda ingin tinggal

Lara Shuqom dari Compass Real Estate menyarankan, agar sebaiknya Anda menjelajahi lingkungan rumah yang hendak dibeli terlebih dahulu.

"Kunjungi komunitas yang menarik perhatian Anda, makan di restoran setempat, habiskan waktu untuk berkeliling di pusat kota. Berlakulah selayaknya Anda adalah penduduk setempat," kata Lara.

Hal lain yang juga layak untuk dipertimbangkan, menurut pengacara real estat, Felicia B Watson, yaitu kualitas dari rumah yang hendak dibeli.

Apakah Anda cenderung ingin rumah kecil yang indah di tengah kota dengan harga yang relatif mahal, atau rumah besar di pedesaan yang tentram.

Selain itu yang tidak kalah penting yakni akses transportasi umum, hingga jarak tempuh dari lokasi hunian ke tempat kerja.

2. Tanya diri sendiri: sudahkah anda siap beli rumah?

Matt Murphy, CMO dari Chime Technologies menilai, pembeli cerdas tentu akan sangat memahami kondisi finansial keuangan mereka. Pasalnya, hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap kemampuan untuk mencicil biaya kredit rumah.

"Pembeli cerdas juga akan melakukan penelitian untuk mengetahui arah terbaik mendapatkan perwakilan agen dan mendapatkan pilihan pembiayaan terbaik," kata Murphy.

3. Persiapkan diri

Bila Anda berencana membeli rumah di tahun depan, tentu berlibur pada akhir tahun ini atau membeli kendaraan tentu bukanlah sebuah pilihan bijak.

"Jangan membuat hutang baru," kata Sarah Maguire dari Compass Real Estate.

Saat memutuskan membeli rumah, maka calon pembeli perlu memiliki tabungan yang cukup untuk membayar uang muka. Hal ini diperlukan guna menekan cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya.

"Semakin besar uang muka, berarti semakin sedikit Anda meminjam, dam semakin sedikit Anda meminjam, membuat penawaran Anda berkurang resikonya," kata dia.

https://properti.kompas.com/read/2017/11/21/120619521/generasi-milenial-simak-tips-berikut-sebelum-beli-rumah

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar