Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

BPJT Pastikan SPM Tol Tangerang-Merak Sudah Terpenuhi

Tarif baru ini disetujui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melalui Keputusan Menteri PUPR Nomor 896/KPTS/M/2017.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, penyesuaian tarif tol dilakukan karena badan usaha jalan tol (BUJT) dalam hal ini PT Marga Mandalasakti telah memenuhi standar pelayanan minimal (SPM).

"Memang sudah waktunya (naik). SPM sudah terpenuhi. Dalam 2 tahun ini juga tidak ada kenaikan (tarif)," ujar Herry kepada KompasProperti, Selasa (14/11/2017) malam.

SPM yang dimaksud Herry, memiliki 8 indikator yaitu kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas keselamatan, serta unit pertolongan/penyelamatan dan bantuan pelayanan.

Indikator selanjutnya adalah kebersihan lingkungan, kelaikan Tempat Istirahat serta Pelayanan.

Pada tahun ini, peningkatan jalan juga telah dilakukan dengan pelapisan ulang aspal sepanjang 18,64 kilometer.

Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti atau ASTRA Tol Tangerang-Merak, Wiwiek D. Santoso mengatakan, untuk kenyamanan bertransaksi, lajur transaksi telah ditambah pada on ramp gardu satelit Cikupa juga penambahan simpang susun ramp Cikupa.

Kelancaran menuju dan keluar gerbang pun tetap menjadi perhatian Tol Tangerang-Merak, melalui program revitalisasi akses dengan dilakukan pembangunan frontage dan pagar BRC pada akses tol Balaraja Barat dan Cilegon Timur serta pembukaan jalan putar balik di patung Debus Serang Timur.

“Kami senantiasa berupaya meningkatkan layanan terbaik diberbagai bidang kepada seluruh pemangku kepentingan. BPJT telah memeriksa pemenuhan SPM di ruas tol kami dan dinyatakan SPM telah dipenuhi,” kata Wiwiek.

Pada bidang operasional ASTRA Tol Tangerang-Merak juga melakukan peningkatan layanan dengan menyempurnakan instalasi sistem peralatan tol di seluruh kantor gerbang.

Penambahan 5 Gardu Tol Otomatis (GTO) yakni 1 unit di Gerbang Tol Cilegon Timur dan 4 unit di Gerbang Satelit Cikupa. Sehingga total GTO yang terpasang tahun 2017 adalah 21 unit.

Sebagai lanjutan program pengendalian dampak kendaraan bermuatan lebih pada jalan Tol Tangerang-Merak, 3 unit sistem timbangan kendaraan elektronik Weight in Motion (WIM) juga terpasang di gerbang tol Cilegon Barat, Serang Barat dan Cilegon Timur.

https://properti.kompas.com/read/2017/11/15/180944821/bpjt-pastikan-spm-tol-tangerang-merak-sudah-terpenuhi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke