BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dan Meikarta
Salin Artikel

Semua Berebut, Mengejar Matahari Terbit di Cikarang...

Hingga saat ini, Kota Cikarang yang menjadi bagian dari Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, mempunyai lima kecamatan, yakni Cikarang Pusat, Cikarang Barat, Cikarang Utara, Cikarang Timur, dan Cikarang Selatan. Cikarang disebut-sebut sebagai pusat kegiatan ekonomi Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, para pelaku usaha, termasuk di bidang properti, punya istilah tersendiri untuk wilayah yang tengah berkembang, bahkan dari semula dinilai tak layak investasi. Istilah itu adalah sunrise atau matahari terbit dan sebaliknya sunset atau matahari terbenam.

Kini, pelaku usaha menilai Kota Cikarang sudah menjelma menjadi tempatnya matahari terbit. Pasalnya, jumlah industri yang masuk ke kawasan itu kian bertambah.
 
Cikarang memiliki tujuh kawasan industri raksasa, yakni Jababeka, Bekasi Fajar, Delta Silicon, Kota Delta Mas, MM2100, EJIP, serta BIIE (Hyundai). Tidak jauh dari kabupaten tersebut, Kabupaten Karawang juga menampung enam kawasan industri, antara lain Suryacipta KIIC, Kujang Industrial Estate, KI Mitrakrawang, dan Kota Bukit Indah.

Basis ekonomi Cikarang semakin menguat karena memiliki 4.000 perusahaan multinasional dari 35 negara. Dari jumlah itu, total pekerja asing yang bekerja di situ ada sekitar 20.000 orang. Tidak heran, Cikarang bisa berkontribusi rerata hingga 30 persen ekspor nasional.

 
Sementara, itu, catatan dari laman bps.go.id menunjukkan nilai ekspor Indonesia Mei 2017 mencapai 14,29 miliar dollar AS atau meningkat 7,62 persen dibanding ekspor April 2017. Jika dibandingkan Mei 2016, angka ini meningkat 24,08 persen.
 
Lantas, ekspor nonmigas Mei 2017 mencapai 13,02 miliar dollar AS atau naik 6,37 persen dibanding April 2017, sedangkan jika dibanding dengan ekspor Mei 2016, naik 23,34 persen.
 
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada Januari 2017 hingga Mei 2017 mencapai 68,26 miliar dollar AS atau meningkat 19,93 persen dibanding periode yang sama tahun 2016. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai 61,98 miliar dollar AS atau meningkat 20,10 persen. 

Selanjutnya, peningkatan terbesar ekspor nonmigas Mei 2017 terhadap April 2017 terjadi pada mesin-mesin pesawat mekanik sebesar 178,2 juta dollar AS (43,81 persen). Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar 115,9 juta dollar AS (6,47 persen). 

Ekspor nonmigas Mei 2017 terbesar adalah ke Amerika Serikat, yaitu 1,53 miliar dollar AS, disusul ke China 1,51 miliar dollar AS dan India 1,28 miliar dollar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,14 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar 1,39 miliar dollar AS. 

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari 2017 hingga Mei 2017 berasal dari Jawa Barat dengan nilai 11,68 miliar dollar AS (17,11 persen), diikuti Jawa Timur 7,52 miliar dollar AS (11,02 persen), dan Kalimantan Timur 7,13  miliar dollar AS (10,45 persen).  

Menilik angka-angka di atas, potensi peningkatan ekonomi di Cikarang bisa diibaratkan membuat matahari kian benderang sinarnya. Salah satu yang bakal menjadi bagian dari peningkatan itu adalah pengembangan kota baru Meikarta.

 
Megaproyek dari Lippo Group senilai Rp 278 triliun adalah harapan baru bagi Cikarang dan bahkan sekitarnya. Kota mandiri yang digadang-gadang menjadi Jakarta baru.

https://properti.kompas.com/read/2017/09/08/111100121/semua-berebut-mengejar-matahari-terbit-di-cikarang-

Terkini Lainnya

Gaji Rp 2 Juta Sebulan, Sopir Mikrolet Tinggal di Rumah 16,6 Meter Persegi
Gaji Rp 2 Juta Sebulan, Sopir Mikrolet Tinggal di Rumah 16,6 Meter Persegi
Berita
Nama di Sertifikat Tanah Salah? Konsultasikan lewat Mobil Layanan BPN
Nama di Sertifikat Tanah Salah? Konsultasikan lewat Mobil Layanan BPN
Berita
Industri dan Konser Menyelamatkan Jakarta di Tengah Pelemahan Rupiah
Industri dan Konser Menyelamatkan Jakarta di Tengah Pelemahan Rupiah
Berita
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Arsitektur
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Berita
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Berita
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Berita
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Arsitektur
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Berita
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Berita
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tips Properti
Sebelum ke BPN, Pemilik Tanah Perlu Urus Dokumen Ini Lewat Lurah
Sebelum ke BPN, Pemilik Tanah Perlu Urus Dokumen Ini Lewat Lurah
Tips Properti
Mengenal Wuwungan, Hiasan Unik pada Atap Rumah Orang Jawa
Mengenal Wuwungan, Hiasan Unik pada Atap Rumah Orang Jawa
Arsitektur
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar