Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

DPR Mau Bangun Apartemen, Mungkinkah Dihuni?

JAKARTA, KompasProperti - Wacana pembangunan apartemen di Kompleks Parlemen menuai pro dan kontra. Pasalnya, selama ini anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah diberikan fasilitas rumah jabatan, untuk menunjang kebutuhan atas hunian.

Rumah jabatan itu berada di dua lokasi yaitu di Kalibata dan Ulujami, Jakarta Selatan. Namun, sering kali rumah jabatan yang diberikan justru tak dihuni oleh anggota.

"Malah orang lain disuruh nempatin sama mereka," kata Ketua Dewan Pembina DPP Asosiasi Pengembang Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo kepada KompasProperti, Selasa (15/8/2017).

Salah hal yang menjadi alasan wacana pembangunan apartemen DPR yaitu untuk menunjang kinerja anggota.

Wakil Ketua DPR Fahri bahkan Hamzah menganggap, lokasi rumah jabatan anggota DPR saat ini masih terlalu jauh.

Padahal, jarak keduanya tidak terlalu jauh. Kompleks Perumahan DPR di Ulujami, misalnya, hanya berjarak sekitar 7,5 kilometer dari Kompleks Parlemen. Sedangkan, jarak Kompleks Perumahan DPR di Kalibata hanya sekitar 10 kilometer.

Eddy menyebut, tidak ada jaminan bila apartemen telah dibangun, para anggota DPR akan tinggal di sana.

"Ya itu yang saya bilang. Kalau dibangunnya di kompleks DPR, kemungkinan kosongnya sih, kalau mereka punya rumah, ya kosong," kata dia.

Soal kosongnya rumah jabatan DPR, dibenarkan salah seorang sumber KompasProperti.

Menurut sumber yang tinggal di Kompleks Rumah Jabatan DPR di Kalibata, hanya segelintir anggota DPR yang tinggal di sana.

"Sisanya ada yang dihuni anggota keluarga, staf ahli, atau pegawainya saja. Kurang dari 50 persen lah," tutur sumber tersebut.

https://properti.kompas.com/read/2017/08/15/155325521/dpr-mau-bangun-apartemen-mungkinkah-dihuni-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke