Salin Artikel

Pemerintah Targetkan KPR BPD Tembus 40 Persen

JAKARTA, KompasProperti - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan bank pembangunan daerah (BPD) memiliki andil yang lebih besar dalam menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Pada tahun ini, pemerintah menargetkan bantuan pembiayaan perumahan yang berasal dari KPR FLPP sebanyak 40.000 unit. Dari jumlah tersebut, 16.000 unit di antaranya dapat disalurkan oleh BPD.

"Jadi mungkin lebih dari sepertiganya ya. Kita targetkan BPD dapat memenuhinya dari total KPR FLPP," kata Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Berdasarkan data Asosiasi Bank Daerah (Asbanda), jumlah KPR FLPP yang telah disalurkan BPD per April 2017 baru sekitar 1.400-an unit, baik itu dari BPD konvensional maupun syariah.

Untuk itu, Lana berharap, agar peran BPD dapat semakin ditingkatkan. Sehingga, Program Nasional Sejuta Rumah yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo, dapat segera terealisasi.

Untuk diketahui, pembangunan rumah yang berasal dari KPR FLPP per Juli 2017, baru sebanyak 6.491 unit rumah dari target 40.000 unit rumah.

Sedangkan, target serapan anggaran yaitu sebesar Rp 4,5 triliun. Namun, sampai saat ini anggaran yang sudah terserap baru sebesar Rp 742,5 miliar.

https://properti.kompas.com/read/2017/08/08/100000621/pemerintah-targetkan-kpr-bpd-tembus-40-persen

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.