Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Perkantoran Kosong di Jakarta 90 Kali Luas Lapangan Bola Internasional

Padahal tingkat kekosongan tahun lalu masih berada pada kisaran 15,7 persen, seiring bertambahnya pasokan baru, dan fenomena relokasi para penyewa gedung.

Ini artinya terdapat 894.000 meter persegi ruang kantor kosong di Jakarta atau lebih dari 90 kali luas lapangan sepakbola standar internasional.

Baca: Maaf, Sektor Properti Belum Bangkit Lagi Hingga Akhir 2019

Head of Research Savills Indonesia Anton Sitorus menuturkan, tingkat kekosongan tertinggi terdapat di gedung-gedung perkantoran Grade A yakni 27 persen. 

"Angka ini rekor baru. Lebih buruk dari vacancy rate tahun 2015 saat properti betul-betul terpuruk, yakni 21,9 persen," kata Anton kepada KompasProperti, Rabu (26/7/2017).

Bertambahnya ruang-ruang kosong juga terjadi di gedung perkantoran Grade B dan Grade C masing-masing tercatat 11,7 persen dan 13,6 persen.

Sementara gedung perkantoran premium justru menunjukkan penurunan tingkat kekosongan menjadi 16,6 persen, dari sebelumnya 17,0 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Selain bertambahnya pasokan gedung baru, tahun ini tercatat seluas 270.000 meter persegi, vacancy rate juga disebabkan rendahnya permintaan.

Hingga separuh tahun 2017, serapan hanya 72.000 meter persegi, dengan sebagian besar penyewa masuk ke gedung perkantoran Grade A. 

Kendati begitu, kata Anton, serapan tahun ini masih lebih baik ketimbang tahun lalu yang hanya sekitar 29.000 meter persegi.

Rendahnya permintaan ini, tentu saja berdampak pada harga sewa yang juga jatuh untuk hampir semua kategori gedung perkantoran. Harga rata-rata sewa turun 0,8 persen menjadi Rp 213.000 per meter persegi per bulan.

"Perkantoran premium paling tinggi kejatuhan harga sewanya," kata Anton.

Ada pun gedung-gedung baru yang masuk pasar tahun ini dalah Satrio Tower, The Convergnece Indonesia, Menara Palma 2, Telkom landmark Tower 2, Tokopedia Tower, dan Menara Pertiwi.

https://properti.kompas.com/read/2017/07/28/213000121/perkantoran-kosong-di-jakarta-90-kali-luas-lapangan-bola-internasional

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar