Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Melongok Kesiapan Wisma Atlet Kemayoran untuk Asian Games 2018

JAKARTA, KompasProperti - Sejak dibangun pada 17 Maret 2016 lalu, proyek Rumah Susun Kemayoran yang nantinya digunakan sebagai wisma atlet untuk sementara waktu, terus menunjukkan progres positif.

Dibangun di atas lahan seluas 10,6 hektar, wisma atlet ini nantinya menjadi tempat tinggal sementara bagi atlet dan official Asian Games 2018.

KompasProperti berkesempatan melongok langsung progres pembangunan wisma atlet yang dirancang memiliki sepuluh tower ini, Rabu (19/7/2017).

Dari pantauan, sejumlah pekerja nampak masih menggarap sisi bangunan yang belum rampung, baik di luar maupun di dalam.

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin, sejauh ini perkembangan pembangunan fisik telah mencapai 95,67 persen. Ditargetkan pembangunan fisik itu akan rampung sesuai jadwal pada Agustus 2017.

Selain pembangunan fisik, juga akan dibangun landscaping guna mempercantik wisma yang digadang-gadang Wakil Presiden Jusuf Kalla, lebih baik dibandingkan Olympic Village Barra da Tijuca, Rio de Janeiro, Brazil.

"Penataan taman sambil jalan. Kita harapkan juga tahun ini semua sudah selesai termasuk tamannya. Tahun 2018 tinggal persiapan pelaksanaan saja," kata Syarif saat menyambangi lokasi proyek di Blok D10.

Berbeda dari rusun pada umumnya, rusun yang akan digunakan sebagai tempat istirahat atlet ini terbilang mewah.

Main foyer cukup luas, sehingga memungkinkan penghuninya dapat beraktifitas secara bebas.

Selain kamar, berbagai fasilitas pun disediakan seperti minimarket, tempat parkir sepeda, motor, dan mobil, tempat ibadah, laundry center, hingga klinik.

Sementara untuk masing-masing kamar, didesain dengan ukuran yang sama yaitu Tipe 36. Di setiap kamar terdiri atas dua kamar tidur lengkap dengan kasur, kamar mandi, dapur, hingga ruang tamu yang cukup representatif.

Secara keseluruhan, Syarif mengatakan, Wisma Atlet Kemayoran yang dibangun dengan nilai proyek Rp 3,4 triliun itu akan memiliki 7.426 unit, terbagi 5.494 unit di Blok D10 dan 1.932 unit di Blok C2.

https://properti.kompas.com/read/2017/07/19/193040721/melongok-kesiapan-wisma-atlet-kemayoran-untuk-asian-games-2018

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar