Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unik, Mebel-mebel "Terraformed" Bisa Berubah Bentuk

Kompas.com - 01/09/2014, 07:03 WIB
Tabita Diela

Penulis

KOMPAS.com - Mebel menarik tidak selalu harus tampil futuristik. Desain yang bernuansa alami pun bisa menjadi daya tarik tersendiri. Studio desain Opiary, misalnya, memadukan mebel dengan tanaman. Sepanjang waktu, meja dan furnitur lainnya bisa berubah tampilan.

Opiary menyebut koleksinya ini dengan nama Terraformed. Koleksi tersebut berisi furnitur atau mebel yang bisa digunakan di dalam, maupun di luar ruangan.

Meski dipadukan dengan tanaman hidup, mebel-mebel buatan Opiary ini tidak bergantung pada cuaca maupun tingkat kerajinan pemiliknya. Pasalnya, tiap mebel dilengkapi dengan sistem irigasi mandiri. Mebel-mebel tersebut hanya membutuhkan sedikit perawatan. Bahkan, studio tersebut berani menyebutnya bebas perawatan, atau maintenance-free.

Salah satu contoh yang menarik adalah "Queen Anne Table" atau meja Ratu Anne. Meja ini bisa digunakan sebagai meja makan di dalam ruangan, di teras, bahkan di taman. Beberapa kantung khasnya bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman.

Meja ini, begitu juga dengan mebel lain dalam koleksi Terraformed dibuat dengan menggunakan beton. Opiary menyediakan mebel dengan sistem irigasi dan tanpa sistem irigasi.

Stacy Swiderski Eero Table atau meja Eero merupakan pembaruan meja tulip yang ikonik buatan Eero Saarinen. Itulah latar belakang penamaan meja ini.

Selain Queen Anne Table, ada pula Eero Table. Sesuai namanya, meja ini terinspirasi dari Meja Tulip karya Eero Saarinen. Meja ini memadukan beton dengan beberapa material lain, seperti kaca atau kayu, tergantung keinginan pemesannya. Di tengah-tengah permukaan meja, pemiliknya bisa menanam tanaman mungil.

Masih ada berbagai koleksi lain yang bisa Anda saksikan di situs resmi Opiary.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berkat Sertifikat Tanah, Pertambahan Ekonomi di Jatim Rp 120,8 Triliun

Berkat Sertifikat Tanah, Pertambahan Ekonomi di Jatim Rp 120,8 Triliun

Berita
Pentingnya Pemeliharaan Hunian Milik Para Bos Perusahaan

Pentingnya Pemeliharaan Hunian Milik Para Bos Perusahaan

Berita
Penjualan Avia Tumbuh 6,9 Persen Selama Tiga Bulan Pertama 2024

Penjualan Avia Tumbuh 6,9 Persen Selama Tiga Bulan Pertama 2024

Berita
Jalur Pedestrian di Jalan Blora Tak Sepenuhnya Bebas Kendaraan

Jalur Pedestrian di Jalan Blora Tak Sepenuhnya Bebas Kendaraan

Berita
Rp 306,4 Miliar Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Mafia Tanah

Rp 306,4 Miliar Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Mafia Tanah

Berita
Hunian Ramah Anak Kini Hadir di Karawang, Harganya Mulai Rp 300 Jutaan

Hunian Ramah Anak Kini Hadir di Karawang, Harganya Mulai Rp 300 Jutaan

Perumahan
Jokowi Serahkan 10.323 Sertifikat Tanah Elektronik buat Warga Banyuwangi

Jokowi Serahkan 10.323 Sertifikat Tanah Elektronik buat Warga Banyuwangi

Berita
Pabrik Kendaraan Listrik Milik BYD Akan Hadir di Subang Smartpolitan

Pabrik Kendaraan Listrik Milik BYD Akan Hadir di Subang Smartpolitan

Kawasan Terpadu
Rabu Besok, Tol Cibitung-Cilincing Berlakukan Diskon Tarif Selama Dua Bulan

Rabu Besok, Tol Cibitung-Cilincing Berlakukan Diskon Tarif Selama Dua Bulan

Berita
Beres Dibedah, 100 Rumah Warga di Manokwari Sudah Layak Huni

Beres Dibedah, 100 Rumah Warga di Manokwari Sudah Layak Huni

Hunian
Kapan Saat Tepat Membeli Rumah Impian? Ini Jawaban dan Rekomendasinya!

Kapan Saat Tepat Membeli Rumah Impian? Ini Jawaban dan Rekomendasinya!

BrandzView
Digugat Pontjo Sutowo karena Hotel Sultan, Bahlil: Setiap Warga Negara Punya Hak

Digugat Pontjo Sutowo karena Hotel Sultan, Bahlil: Setiap Warga Negara Punya Hak

Berita
Jokowi Gelar Ratas soal World Water Forum ke-10 di Bali

Jokowi Gelar Ratas soal World Water Forum ke-10 di Bali

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Semarang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Semarang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Banyumas: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Banyumas: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com