Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Hotel Indigo, salah satu merek dari Intercontinental Hotel Group (IHG), makin memperkuat posisinya di pasar Asia Pasifik.
Dalam pipa pengembangan, kawasan ini memimpin daftar pertumbuhan teratas Hotel Indigo dengan 31 hotel dan 5.567 kamar.
Jumlah ini jauh lebih banyak ketimbang pasar Eropa yang berada pada posisi kedua dengan 17 hotel yang mencakup 2.030 kamar.
Menyusul di posisi ketiga, Amerika Utara dengan 13 proyek yang sedang dibangun dan 1.937 kamar, yang semuanya akan berada di Amerika Serikat.
Terakhir Timur Tengah dan Amerika Latin yang mengalami perlambatan dengan masing-masing tiga dan satu proyek hotel.
Baca juga: Indigo Seminyak Didapuk Jadi Resor Mewah Terbaik di Bali
Di antara negara Asia Pasifik yang dibidik, pasar China menempati urutan teratas dengan 21 hotel dan 3.985 kamar.
Bahkan, lima dari sepuluh kota teratas pasar hotel berada di China, yakni Hangzhou, Ningbo, Shenzhen, Chengdu, dan Jiuzhaigou dengan masing-masing mendapatkan dua properti baru.
Melbourne, New York, dan London juga akan melihat dua pembukaan masing-masing, sedangkan Dubai dan Detroit akan mendapatkan satu hotel baru.
Mengutip Tophotelprojects, Hotel Indigo Xiang Lake Hangzhou merupakan properti terbesar dengan 325 kamar.
Penginapan ini akan dibuka pada Kuartal II-2021. Lokasinya berada di Resor Wisata Danau Xiang di Hangzhou, dan dikelilingi pegunungan.
Di tempat lain, Hotel Indigo Auckland akan menjadi bagian dari pembangunan serba guna di pusat kota Auckland.
Tanggal pembukaan gedung baru dengan 225 kamar ini, ditetapkan pada awal 2021. Para tamu dapat menikmati restoran dan bar yang buka sepanjang hari, ruang pertemuan dan gym yang luas.
Selanjutnya, Hotel Indigo Dubai dibuka pada November 2020 dengan 283 kamar. Lokasinya hanya sepelemparan batu dari Burj Khalifa, Dubai Mall dan Design District yang sedang berkembang.
Terakhir, The Anchorage Hotel Indigo di Alaska yang menampilkan unit apartemen dan hotel, dengan 178 kamar.
Properti-properti baru ini menggenapi 65 hotel dan 10.318 kamar dalam kurun lima tahun ke depan.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.