Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER PROPERTI] Alasan Mesin Cuci Harus Dibersihkan

Kompas.com, 4 Agustus 2020, 10:02 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hampir semua orang mengetahui bahwa peran mesin cuci tentu mencuci pakaian yang kotor.

Namun, pernahkah Anda berpikir mesin cuci seharusnya mendapat perhatian yang sama dengan barang yang Anda cuci. Ya, mesin cuci juga perlu dibersihkan.

Jika selama ini Anda berpikir mesin cuci dapat membersihkan dirinya sendiri setiap kali membersihkan pakaian, itu salah besar.

Justru, pakaian yang sudah dicuci dalam mesin cuci meninggalkan residu sabun, kotoran, bahkan bakteri.

Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui seperti apa langkah yang tepat dalam membersihkan mesin cuci.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Temukan jawaban untuk mencuci teknologi pintar tersebut di sini Mesin Cuci Harus Dibersihkan, Ini Alasannya...

Selain mesin cuci, penting untuk menjaga dan membersihkan dapur agar terlihat rapi. Karena, dapur merupakan ruangan paling berantakan di dalam rumah

Hal ini disebabkan aktivitas masak-memasak yang tak hanya membuat kegaduhan, namun juga terdapat beberapa alat dapur dengan ukuran besar yang sulit dipindahkan.

Namun, bagaimana caranya untuk membuat dapur jadi rapi dengan mudah? Klik tautan di bawah ini

Dapur Anda Bisa Rapi Seperti Ini, Tiru Caranya

Pandemi Covid-19 nyatanya telah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan rumah yang sehat untuk mencegah virus tersebut.

Misalnya, Anda perlu memastikan ventilasi udara yang memadai di tiap ruangan di dalam rumah, rumah harus cukup dengan pencahayaan sinar matahari, dan menghindari re-sirkulasi udara secara terus-menerus.

Terkait pilihan hunian, Praktisi kesehatan dan Pembina Kota Sehat di wilayah Jakarta Timur dr. Yulia Muliaty menganjurkan untuk mempertimbangkan protokol kesehatan dan fasilitas sanitasi lingkungan perumahan yang beradaptasi dengan kondisi baru kini.

Kelanjutan untuk menciptakan hunian yang sehat bisa Anda baca melalui tautan ini Cegah Penularan Covid-19, Terapkan Desain Hunian dengan Banyak Bukaan

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau