Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sinergi SMF-BP Tapera, Pemupukan Dana hingga Evaluasi Risiko Kredit

Kompas.com, 16 Juli 2020, 20:30 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo memastikan kesiapannya untuk bersinergi dengan Badan Pengelola Tabungan Penrumahan Rakyat (BP Tapera).

Sebagai informasi, BP Tapera bekerja mengelola dana peserta yang mencakup pengerahan, pemupukan, dan pemanfaatan dana.

Di skema pemupukan, Ananata menyebut, SMF siap bekerja sama dengan BP Tapera dengan menerbitkan surat berharga.

"Untuk itu di skema pemupukan kami bisa bekerja sama, karena SMF rajin mengeluarkan surat utang dan juga efek beragun aset dengan rating bagus," tutur Ananta dalam seminar daring, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: SMF Siap Gandeng BP Tapera, Terbitkan Surat Berharga

Dengan demikian, BP Tapera dapat menanamkan dana yang dimilikinya pada efek yang diterbitkan oleh SMF.

Dana yang dikumpulkan dari peserta Tapera akan dipupuk dengan cara diinvestasikan ke dalam instrumen-instrumen investasi yang dipastikan aman.

Dana yang didapatkan tersebut kemudian akan digunakan oleh SMF untuk penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

"Dan dana yang kami dapatkan dari BP Tapera itu kami salurkan lagi ke KPR-KPR melalui perbankan, juga bank syariah, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan perusahaan multifinance," ujar Ananta. 

Baca juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, SMF Refinancing BTN Rp 850 Miliar

Kemudian pada skema pemanfaatan, apabila diperlukan, SMF dapat membantu mengevaluasi perbankan yang bertugas menyalurkan dana ke peserta Tapera.

Selama ini, perusahaan sudah melakukan kegiatan tersebut, karena SMF juga melakukan refinancing atau menyalurkan pinjaman kepada bank-bank penyalur KPR.

"Kami bisa mengevaluasi credit risk dari tiap-tiap penyalur KPR itu," ucap dia.

Baca juga: SMF Siap Penuhi Kewajiban Obligasi Tepat Waktu

Selama ini, SMF juga berkontribusi dalam menyediakan dana bagi pembiayaan perumahan khususnya dalam program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Dengan demikian, ketika pengelolaan FLPP sudah resmi dialihkan ke BP Tapera, SMF juga siap menyediakan dana tersebut dengan porrsi 25 persen. Sementara 75 persen sisanya disediakan oleh pemerintah.

"Begitu nanti FLPP itu masuk ke dalam Tapera, fungsi dari SMF itu tetap eksis. Di situ kami berkomitmen menyediakan 25 persen dari dana FLPP," tutur Ananta.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau