GRESIK, KOMPAS.com - Kendati masih dalam suasana Pandemi Covid-19, tidak menyurutkan pengembang properti Keluarga Sejahtera Group (KSG) untuk meluncurkan produk terbaru.
Belum lama ini, KSG merilis perumahan Golden East Kebomas yang berlokasi di Jalan KH Syafi'i, Gresik, Jawa Timur.
"Kami ingin menjawab kebutuhan hunian yang dekat dengan fasilitas pemerintahan, fasilitas kesehatan, fasilitas life style seperti mal dan sebagainya," ujar Komisaris Keluarga Sejahtera Group Thoriq Majiddanor, selepas acara peresmian produk di Aston INN Gresik, Senin (29/6/2020).
Baca juga: Miliki Rumah di Tengah Pandemi Bukan Lagi Mimpi
Ada dua tipe hunian dua lantai yang ditawarkan, yakni Aster dengan luas 46/60 dan Camelia 50/60. Kedua tipe ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 400 jutaan.
Besaran harga ini sudah termasuk instrumen pajak seperti BPHTB, biaya AJB dan lain sebagainya.
Thoriq optimistis Golden East Kebomas bakal diminati masyarakat. Terlebih, kawasan perumahan tersebut dekat dengan akses Tol Kebomas dan Krian, Legundi, Bunder, Manyar (KLBM), kantor Pemkab Gresik, serta beberapa akses penunjang lain.
KSG mengembangkan perumahan ini di atas lahaan seluas 9 hektar, dan danaakan diperluas lagi ke sisi utara dan selatan dalam waktu dekat.
"Saat ini kami launching sekitar 200 unit, dari total sekitar 1.000 unit yang akan kami bangun, termasuk fasilitas-fasilitas penunjang," kata Thoriq.
Fasilitas penunjang tersebut antara lain hotel, pusat perbelanjaan, dan apartemen.
Sebelumnya, KSG telah mengembangkan kawasan perumahan yang terletak di perbatasan wilayah Kabupaten Gresik-Surabaya, tepatnya di Kecamatan Menganti.
"Penjualannya sudah mencapai 90 persen," kata dia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.