Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Agung Podomoro Raup Rp 120 Miliar Selama Pandemi Covid-19

Kompas.com, 10 Juni 2020, 16:49 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) meraup Rp 120 miliar penjualan selama masa Pandemi Covid-19.

Menjawab Kompas.com, Rabu (10/6/2020), Direktur Marketing APLN Anak Agung Mas Wirajaya mengatakan, penjualan tersebut terjadi pada Mei 2020.

Kontributor terbesar adalah Podomoro Golf View di Cimanggis, Depok Jawa Barat. Kemudian disusul Podomoro Park Bandung, Jawa Barat, dan Vimala Hills, Bogor, Jawa Barat.

"Meski Pandemi Covid-19 memengaruhi perilaku konsumen, namun justru merupakan momen yang tepat bagi mereka melakukan transaksi pembelian dan dan itasi properti," kata Agung.

Baca juga: Reklamasi Empat Pulau Direstui Jokowi, Ini Tanggapan Agung Podomoro

Jika sebelumnya lokasi selalu menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan properti, setelah saat dan setelah pandemi orientasi konsumen mulai beralih pada aspek kesehatan dan kelengkapan infrastruktur.

Seperti tersedianya ruang terbuka hijau, pancaran sinar matahari dan dukungan infrastruktur teknologi informasi.

Agung menjelaskan, ketiga proyek yang berkontribusi besar terhadap penjualan, berlokasi  di wilayah pinggiran yang didukung pwngwmbangan infrastruktur.

Podomoro Golf View Cimanggis, contohnya, bisa diakses dari Jalan Tol Jagorawi dan kelak LRT Trase Cibubur-Jakarta.

Demikian halnya dengan Vimala Hills yang juga dapat diakses dari Tol Jagorawi.

Selain itu dukungan infrastruktur teknologi informasi membuat akses komunikasi dari kawasan ini menjadi semakin mudah.

Menurut Agung, selama Pandemi Covid-19, properti di lokasi sub-urban tersebut mengalami lonjakan penjualan dibandingkan masa sebelum pandemi mulai menyebar di Indonesia. 

Tingkat hunian di villa dan resort Vimala Hills juga melonjak tajam lantaran banyak pemilik yang menetap di kawasan yang dekat dengan Puncak, Bogor, ini.

“Villa di Vimala Hills dengan ukuran besar, lima kamar justru terjual selama pandemi. Sehingga marketing sales-nya menempati posisi tiga besar dari total penjualan keseluruhan," urai Agung.

Agung mengklaim, konsep membangun harmoni dengan alam telah menjadi visi dan karakter dari setiap proyek properti yang dikembangkan APLN.

Pandemi membuat masyarakat kembali beralih ke alam untuk menjaga dan memperkuat imunitas tubuhnya.

"Momentum inilah yang akan kami optimalkan untuk memasarkan proyek-proyek hunian yang sesuai kebutuhan masyarakat saat ini," pungkas Agung.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau