Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Restoran Sucede Dibangun dari Sisa Tembok Bersejarah

Kompas.com, 28 Juni 2019, 12:00 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Desainer interior asal Barcelona, Francesc Rifé mengubah situs bersejarah di Valencia, Spanyol menjadi restoran kontemporer eksperimental bernama Sucede.

Desain baru mempertahankan unsur-unsur lama seperti tembok bersejarah Valencia yang menjadi bagian dari interior bangunan.

Sebelumnya, sisa reruntuhan tembok ini membatasi kota dengan daerah lain selama 12 abad.

Desainer interior asal Barcelona, Francesc Rifé mengubah situs bersejarah di Valencia, Spanyol menjadi restoran kontemporer Urdesign Desainer interior asal Barcelona, Francesc Rifé mengubah situs bersejarah di Valencia, Spanyol menjadi restoran kontemporer
Fondasi fasad eksterior restoran dan salah satu menara pengawas tembok saat ini berada mengelilingi salah satu ruangan.

Sedangkan atap restoran dilengkapi dengan atap berlapis kaca yang menutupi serangkaian bilah kayu ek dengan noda hitam.

Selain itu, beberapa bagiannya dibiarkan masih asli. Bahkan di seluruh ruangan, terdapat sejumlah keramik Valencia bersejarah, yang berasal dari abad 16,17, dan 18.

Keramik-keramik tersebut diletakkan di seluruh penjuru restoran untuk menegaskan kesan kuno dari abad pertengahan.

Restoran ini didesain dengan mempertahankan unsur-unsur lama seperti tembok bersejarah Valencia yang menjadi bagian dari interior bangunanUrdesign Restoran ini didesain dengan mempertahankan unsur-unsur lama seperti tembok bersejarah Valencia yang menjadi bagian dari interior bangunan
Restoran didesain dengan nuansa hijau monokrom baik di dinding maupun langit-langit. Pemilihan warna ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan ruang antara nuansa kuno yang dibawa tembok dan bangunan utama.

Kemudian untuk mencapai ruang makan utama, pengunjung harus melintasi koridor yang menunjukkan ruang bawah tanah melalui kaca berwarna abu-abu transparan.

Beberapa bagiannya dibiarkan masih asliurdesign Beberapa bagiannya dibiarkan masih asli
Lebih dari itu, penyajian makanan di restoran ini mengikuti gaya Romawi tradisional. Hidangan pertama disajikan di ruang makan dengan meja-meja ditempatkan di depan bar koki atau dapur terbuka.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau