Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

JRP Optimistis Unit Alexandria Terjual Habis Sebelum Pilpres

Kompas.com, 19 September 2018, 18:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - PT Jaya Real Property Tbk (JRP) optimistis unit sisa Menara Alexandria di kawasan pengembangan Silk Town, Bintaro, akan terjual habis sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, meskipun pasar properti masih belum pulih.

General Manager Property Development 2 PT JRP Muhammad Abdulrahman Fadil mengatakan hal itu saat menjawab Kompas.com, Rabu (19/9/2018).

Menurut Fadil, apartemen yang belum terserap pasar 180 unit dari total 869 unit. Nilai penjualan dari unit-unit tersebut diestimasikan sekitar Rp 180 miliar.

Baca juga: April, Jaya Property Rilis Rumah untuk Konsumen Milenial

Sementara penjualan 689 unit yang dibukukan selama kurun pertengahan 2015 hingga Agustus 2018 senilai Rp 420 miliar.

"Penjualan tertinggi saat peluncuran perdana. Setelah itu memang masih ada penjualan, namun sedikit melambat. Kami tidak menampik, ada dampak perlambatan ekonomi dan depresiasi Rupiah," jelas Fadil.

Sejak dilansir pada 13 Juni 2015 hingga kini, pertumbuhan harga mencapai 15 persen hingga 20 persen. Saat ini, harga aktual bertengger di angka Rp 400 jutaan untuk tipe studio ukuran 25,42 meter persegi.

Mencermati kondisi yang ada, JRP tetap berkeyakinan untuk segmen pasar apartemen tertentu dengan harga di bawah Rp 700 juta masih terus bergerak.

Selain itu, sambung Fadil, hunian merupakan kebutuhan pokok yang demand-nya tak pernah turun, terlebih untuk segmen pasar apartemen menengah bawah seharga di bawah Rp 700 juta.

Silk Town sendiri, kata Fadil, diminati pasar end user dan investor, baik yang bermotif untuk mendapatkan keuntungan modal atau capital gain, maupun keuntungan sewa (recurring income).

"Porsi konsumen end user untuk Menara Alexandria sebanyak 30 persen, sementara 70 persen merupakan investor," cetus Fadil.

Kendati masih menyisakan unit yang belum terserap, JRP tetap berkomitmen untuk menyelesaikan konstruksi Menara Alexandria hingga tuntas.

Rencananya, serah terima unit kepada konsumen akan dilakukan pada Mei 2019 mendatang.

Sementara dari sisi penjualan, ada strategi khusus yang diterapkan agar target tercapai. Strategi tersebut adalah kemudahan cara pembayaran bagi konsumen.

Misalnya pembayaran uang muka atau down payment (DP) yang bisa diangsur 48 kali tanpa bunga, dan juga penerapan relaksasi LTV Bank Indonesia dengan opsi DP 5 persen.

Silk Town sendiri dikembangkan di atas lahan seluas 12 hektar dengan nilai investasi Rp 400 miliar, mencakup empat menara apartemen yang dilengkapi fasilitas komersial ritel.

Menara kedua, dijadwalkan akan dirilis pada pertengahan 2019 mendatang usai Pilpres.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau