Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekor Rumah Termahal di Asia Bakal Terpecahkan?

Kompas.com, 19 September 2018, 17:10 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah rumah dijual dengan harga 446 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,6 triliun. Dengan harga ini, tentunya rumah yang dijual pastilah istimewa. 

Melansir Business Insider, rumah ini digadang-gadang bakal memecahkan rekor penjualan properti paling mahal di Hongkong, bahkan Asia.

Baca juga: Menengok The Peak, Lokasi Termahal di Hong Kong

Salah satu alasannya adalah lokasi rumah yang berada di The Peak. Tempat ini paling prestisius dan eksklusif di Hong Kong.

Selama delapan tahun berturut-turut, The Peak mendapat predikat sebagai lingkungan dengan harga properti termahal di dunia.

Tempat ini merupakan rumah bagi para pebisnis, banker, ekspatriat, miliarder asal China, hingga kalangan selebriti. 

Rekor penjualan properti termahal di Asia saat ini masih dipegang oleh rumah yang berada di wilayah yang sama.

Rumah milik Yeung Kin-man ini memecahkan penjualan pada bulan Januari 2017 dengan harga mencapai 360 juta dollar AS ekuivalen Rp 5,3 triliun.

Tak hanya satu kali saja Hong Kong memecahkan rekor dengan harga propertinya yang tergolong sangat mahal.

Pada November 2017, sebuah apartemen di The Peak terjual dengan harga 149 juta dollar AS atau setara Rp 2,2 triliun.

Pada Maret 2018, seorang pembeli menghabiskan 178,4 juta dollar ekuivalen Rp 2,6 triliun, atau 19.400 dollar AS (Rp 288 juta) per meter persegi untuk sebuah mansion.

Pembelian ini membuat tempat tersebut menjadi properti paling mahal di Asia. 

Interior Rumah

Rumah yang dibangun sejak tahun 1991 ini memiliki luas lebih dari 717 meter persegi. Christie’s International Real Estate Rumah yang dibangun sejak tahun 1991 ini memiliki luas lebih dari 717 meter persegi.
Rumah yang dibangun sejak tahun 1991 ini memiliki luas lebih dari 717 meter persegi. Berada di wilayah paling prestisius di Hong Kong, membuat harga rumah ini melambung.

Dari kejauhan, hunian ini dikelilingi oleh hutan lebat dengan eksterior bergaya kolonial. Paada bagian belakang terdapat kolam renang outdoor yang menghadap langsung ke arah hutan.

Uniknya, setiap ruang di rumah ini memperlihatkan pemandangan hijau hutan di sekeliling The Peak. Rumah ini memiliki empat buah kamar dan empat kamar mandi.

Selain itu, ruang keluarga dan ruang makan terpisah. Ruang makannya bahkan menghadap langsung ke kolam renang dan area hutan.

Dominasi warna putih menghiasi interior rumah, yang mendukung gaya kolonial yang diusung. Rumah ini memiliki kebun dengan luas mencapai 663 meter persegi. 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau