JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas konstruksi Jembatan Kalikuto baru dihentikan H-3 Lebaran 2018.
Jembatan di ruas Tol Batang-Semarang itu memang dirancang ikonik. Tak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga memiliki arsitektur indah.
Fungsinya hampir sama seperti Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, yaitu sebagai tengara atau land mark tol sepanjang 75 kilometer itu.
Baca juga: Jembatan Kalikuto, Ikon Tol Batang-Semarang Dirakit di Tiga Tempat
Menurut Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, sulitnya pekerjaan konstruksi pada jembatan tersebut, membuat waktu penyelesaian lebih lama.
"Karena itu membutuhkan presisi yang tinggi dan tidak boleh gagal sedikit pun. Saya tidak mau memaksa karena presisi tinggi. Kalau saya berikan tekanan berlebih, dia enggak jadi. Makanya dia selesai di H-3," kata Arie di kantornya, Rabu (23/5/2018).
Saat ini, progres konstruksi Jembatan Kalikuto sudah mencapai 70 persen. Sama halnya dengan Tol Batang-Semarang, jembatan itu juga akan dibuka fungsional saat musim lebaran.
Hanya, masyarakat tidak akan melintasi jembatan itu, melainkan jalur yang telah disiapkan yang ada di sampingnya.
Jalur itu bersifat dedicated yang terletak di jalan nasional, sehingga hanya mereka yang melintasi Tol Batang-Semarang yang bisa melintasinya.
"Nanti lewat menggunakan interchange Gringsing, keluar sedikit 1 kilometer, masuk tol lagi," kata dia.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, Kementerian PUPR telah berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri agar menyiapkan rekayasa arus.
"Termasuk juga untuk menjaga simpangan sebidang. Karena di tol fungsional ada lintasan sebidang dengan jalan penduduk, ini kan harus dijaga," tuntas Arie.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.