JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan arus mudik tahun 2018 lebih baik dari tahun lalu.
Sebab, infrastruktur jalan nasional berupa jalan tol dan non-tol telah disiapkan dengan seksama hingga tingkat pengerjaan sudah 90 persen.
Untuk di Pulau Jawa, pembangunan dan perbaikan jalan non-tol telah dilakukan, baik di lintas utara, tengah, dan selatan Jawa.
Baca juga: Mudik Lewat Jalur Pansela, Anda Melintasi 23 Kabupaten Sekaligus
Khusus di ruas pantai selatan (pansela) Jawa, selain kondisi jalannya cukup baik, para pemudik bisa melihat pemandangan indah di sepanjang jalur tersebut.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, pihaknya terus berusaha menyediakan infrastruktur jalan dengan kondisi lebih bagus dan mulus.
Jalur pantai selatan (pansela) Jawa.Baca juga: Kondisi Mulus, Pemerintah Rekomendasikan Mudik Lewat Jalur Pansela
Senada dengan Arie Setiadi, Direktur Preservasi Jalan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahardian mengimbau masyarakat agar mencoba menggunakan jalur pansela Jawa karena libur Lebaran tahun ini cukup panjang.
“Tahun ini jumlah penginapan juga sudah lebih banyak, demikian juga tempat camping dan fasilitas umum lainnya,” kata Hedy.
Jalur pantai selatan (pansela) Jawa.Jika pemudik melintasi jalur tersebut, akan ada banyak obyek wisata pantai yang ditemukan tidak jauh dari jalan.
Sebagai contoh, ada Pantai Santolo, Pantai Pangandaran, Pantai Teluk Penyu, Pantai Parangtritis, Pantai Soge, dan Pantai TIga Warna.
Selain itu, ada pemandangan hamparan sawah dan pegunungan yang menjadi spot menarik untuk berfoto.
Jalur pantai selatan (pansela) Jawa.Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.