JAKARTA, KOMPAS.com - Menyambut Asian Games ke-18 yang dimulai pada tanggal 18 Agustus 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merevitalisasi sejumlah sarana olahraga di Jakarta dan Palembang.
PT Holcim Indonesia Tbk menjadi salah satu perusahaan swasta yang terlibat dalam revitalisasi ini. Perusahaan ini berkontribusi dalam pekerjaan perkerasan prasarana melalui produk ThruCrete.
Baca juga : Ini Rencana Pemerintah Manfaatkan Venue Usai Asian Games
Produk ini bisa menangkap air ke dalam tanah secara langsung, misalnya di area pejalan kaki dan lintasan jogging.
Head of Aggregate Readymix Division Holcim Indonesia Juhan Suryanta mengatakan, kawasan Gelora Bung Karno ini merupakan cagar budaya. Ada green area yang harus dipertahankan tempat resapannya.
"Ada area yang harus dibeton, tapi beton berporus yang bisa menyerap air. Yang dibeton bukan sarana olahraganya, tapi fasilitas di sekelilingnya, misalnya jalur pejalan kaki dan taman," ujar Juhan Suryanta saat jumpa pers di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/5/2018).
Dia menuturkan, beton seperti ini juga digunakan di sejumlah jalur pejalan kaki di Jakarta, seperti di Barito, Blok M, Grogol, dan taxiway landasan pacu Bandara Juanda, Surabaya.
Dalam rangka menyambut Asian Games, pengerjaan yang dilakukan di semua fasilitas di Jakarta antara enam sampai delapan bulan.
"Untuk Asian Games ini kami juga mengerjakan untuk fasilitas olahraga di Jawa Barat, tapi tidak untuk yang di Palembang karena di sana sarananya baru," ucap Juhan.
Dia menambahkan, Holcim juga akan mengerjakan proyek serupa bekerja sama dengan Pemkot Bandung dan penjajakan dengan Pemkot Surabaya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.