Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kantor Riset Apple, Andalan Sinarmas Jual "Digital Hub" BSD City

Kompas.com, 7 Mei 2018, 17:23 WIB
Erwin Hutapea,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sinarmas Land mengklaim Apple Developer Academy yang hari ini resmi dibuka merupakan wujud komitmennya dalam membangun ekosistem digital hub.

Group CEO Sinarmas Land Michael Widjaja mengatakan, pembangunan ekosistem seperti ni penting karena karena kondisi kehidupan sekarang sudah berbeda.

“Benefit-nya buat Sinarmas, melalui digital hub ini, kami mau siapkan orang-orang Indonesia untuk menghadapi bisnis baru lima tahun mendatang. Kami memfasilitasi talent ini untuk menghadapi kesempatan baru pada masa depan,” ujar Michael Widjaja seusai pembukaan Apple Developer Company di Green Office Park 9, BSD City, Tangerang, Senin (7/5/2018).

Baca juga : Senilai Rp 615 Miliar, Apple Academy Pertama Asia Dibuka di BSD City

Menurut dia, hal ini penting karena hidup sekarang sudah berbeda. Maka dari itu, komponen-komponennya perlu disiapkan untuk membangun ekosistem.

“Komponen itu seperti sekolah, job connector, acara komunitas, robotic, drone, konten, animasi, dan video. Itu semua harus digarap supaya ekosistem kita lebih solid,” ucap Michael.

Apple Developer Academy di BSD City ini merupakan pusat pengembangan sistem operasi seluler Apple yang pertama di Asia.

Area yang ditempati dengan sistem sewa ini luasnya sekitar 2.000 meter persegi dengan nilai investasi 44 juta dollar AS atau sekitar Rp 615 miliar.

Dalam hal ini, Sinarmas merupakan pengembang dan pemilik gedung, sementara Apple sebagai salah satu penyewa gedung.

Michael mengungkapkan, total kawasan yang dikembangkan untuk digital hub yaitu 25 hektar, dengan fasilitas berupa gedung-gedung unconventional, lebih menyenangkan, dan berwarna.

Ada beberapa nama unggulan yang akan bergabung, salah satunya perusahaan unicorn di Asia Tenggara. Nantinya digunakan untuk kantor, pusat riset, academy, dan job connector.

“Sinarmas Land juga sedang menggarap sejumlah perusahaan yang selama ini tidak terlalu mencolok tetapi akan naik daun. Adapun untuk perusahaan global yaitu Apple, sedangkan yang dua lagi berasal dari Asia,” tutur Michael.

Mengenai rencana ke depan, tambahnya, BSD akan menjadi pusat bisnis digital di Serpong dan Tangerang. Selama ini belum ada rumah untuk bisnis digital sehingga Sinarmas membangunnya di BSD City.

Untuk nilai investasi digital hub yang direncanakan sekitar Rp 10 triliun, dan yang sudah digunakan sebesar 20 persen.

“Pada dasarnya dengan membangun sekolah, ekosistem, dan pekerjaan pasti target properti kami tercapai. Semoga dalam 5 sampai 7 tahun ke depan sudah kelihatan bentuknya,” pungkas Michael.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau