Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

63 Tiang JLNT Antasari Dihias Mural

Kompas.com, 10 Maret 2018, 11:07 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah tiang Jalan Layang Non Tol (JLNT) di Kasablanka dilukis dengan mural pada awal Desember lalu, kini giliran tiang JLNT di Antasari yang dilukis dengan mural.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, sebagai ibu kota negara, Jakarta membutuhkan banyak ruang ekspresi karya seni dan budaya. Salah satu yang bisa disulap yaitu tiang JLNT.

“Alhamdulillah rencana yang sudah dirancang panjang sejak awal kami bertugas di Jakarta, salah satu rencana adalah menjadikan tiang-tiang beton yang selama ini semata-mata sebagai tiang beton, diubah menjadi kanvas untuk untuk seni lukis bagi siswa SMA,” kata Anies di JLNT Antasari, Sabtu (10/3/2018).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewarnai salah satu tiang beton Jalan Layang Non Tol (JLNT) di Antasari, Sabtu (10/3/2018).Kompas.com / Dani Prabowo Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewarnai salah satu tiang beton Jalan Layang Non Tol (JLNT) di Antasari, Sabtu (10/3/2018).
Tak kurang  dari 63 tiang yang dilukis pada pagi ini. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi dari berbagai sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan di Jakarta.

Siswa-siswi sekolah dipilih sejalan dengan keinginan Pemprov DKI agar nantinya setiap tahun mural yang telah dilukis dapat diganti dengan karya baru. Hal itu seiring dengan pergantian siswa-siswi setiap tahunnya.

“Insya Allah ini akan menjadi ruang ekspresi yang dinamis. 2018, 2019, 2020, 2021 selalu bias secara bergantian dilukis anak-anak kita. Dan jadikan ini sebagai kompetisi yang positif,” kata dia.

Salah satu karya mural di Jalan Layan Non Tol (JLNT) di Antasari.Kompas.com / Dani Prabowo Salah satu karya mural di Jalan Layan Non Tol (JLNT) di Antasari.
Sementara itu, Presiden Direktur PT ICI Paint Indonesia Jun de Dios menilai, ini merupakan program positif.

Tak hanya memberikan ruang bagi masyarakat dalam berkreasi, kegiatan ini juga dapat mempercantik lanskap perkotaan.

“Inti dari program ini adalah warna, komunitas, dan kreatifitas,” kata Jun.

Adapun Business Segment Manager Decorative Project PT Jotun Indonesia Victor Taslim berharap, agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin guna mengasah kreatifitas anak muda dan masyarkaat.

“Seperti dikatakan Pak Anies, ini akan dilaksanakan tahunan supaya dinamis jalan di kota Jakarta ini,” kata Victor.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau