Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpengaruh Kondisi Ekonomi Terkini, Dulux Lansir "Heart Wood"

Kompas.com, 5 Desember 2017, 22:39 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KompasProperti - Tak bisa dimungkiri, kondisi ekonomi global yang mengalami perlambatan, turut memengaruhi strategi bisnis para pelaku usaha. 

Termasuk di antaranya AkzoNobel. Melalui merek dagang terdepannya, Dulux, mereka mengeluarkan panduan warna tahun depan dalam tema "Heart Wood" sebagai Colour of The Year 2018.

Managing Director AkzoNobel Decorative Paints South east & South Asia, Middle East, Jeremy Rowe, mengakui perekonomian yang tengah menurun memengaruhi pemilihan warna untuk tahun 2018.

"Tidak seperti beberapa tahun sebelumnya yang cerah, ceria, dan optimistis yang direpresentasikan dengan warna emas (2015), oranye (2016), tahun 2018 sedikit lebih netral, kalem, dan alami," jelas Rowe menjawab KompasProperti, Rabu (5/12/2017).

Namun, kata Rowe, tidak sekadar itu. Keputusan untuk memilih warna-warna natural dan kalem juga beradasarkan riset yang dilakukan oleh 11 ahli kaliber internasional. 

Hasil riset menunjukkan tren yang kuat atas keinginan konsumen untuk mentransformasi rumah mereka menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat setelah penat bekerja.

Managing Director Akzonobel Decorative Paints South East & South Asia, Middle East, Jeremy Rowe berpose saat peluncuran Heart Wood Colour of the Year 2018 di Pacific Place, Jakarta, Selasa (5/12/2017). Pusat Estetika Global AkzoNobel mengidentifikasi Heart Wood sebagai warna cat utama tahun 2018. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Managing Director Akzonobel Decorative Paints South East & South Asia, Middle East, Jeremy Rowe berpose saat peluncuran Heart Wood Colour of the Year 2018 di Pacific Place, Jakarta, Selasa (5/12/2017). Pusat Estetika Global AkzoNobel mengidentifikasi Heart Wood sebagai warna cat utama tahun 2018.
Dihasilkanlah warna merah muda yang lembut, hangat dan terkesan dewasa. Warna ini menggambarkan sentuhan warna kayu alami dan bahan kulit, memberikan kenyamanan dan kemudahan sebagai respon terhadap para konsumen yang menginginkan suasana yang lebih santai dan menciptakan suasana a welcome home di rumah mereka.

“Colour of the Year 2018 kami benar-benar menggambarkan suasana hati saat ini (mood of the moment)," kata Jeremy.

"Heart Wood" dan empat palet warna pelengkap akan membantu para konsumen mendapatkan rumah yang unik, sehingga dapat membawa perasaan aman dan tenang, serta menciptakan rumah yang menyenangkan untuk semua.

Adapun empat palet utama tersebut yakni ‘A Welcome Home’, yang merupakan rumah "Heart Wood".

Ilustrasi interior desainHouzz Ilustrasi interior desain
Warna ini menggabungkan nuansa lembut abu-abu-merah muda, biru dan coklat muda yang bercampur membentuk nuansa warna biru dan ungu yang lebih berani.

Tenang dan memulihkan, Heart Wood memberikan perasaan adanya koneksi antara dunia luar dan diri kita.

Palet ‘Heart Wood Home’ bercampur secara harmonis dengan material yang menjadi inspirasi warna utama.

Kemudian The Comforting Home, menciptakan lingkungan yang dapat menyegarkan dan memperbaharui pikiran. Sebuah ruang diri yang menjadi tempat pemulihan.

Warna tanah yang hangat terpancar di rumah, memadukan nuansa tanah liat dan merah muda untuk menenangkan pikiran dan indera, serta meredam kebisingan. Tekstur yang kaya dan mengundang seperti sutra dan beludru menciptakan ruang dengan sensasi sentuhan yang nyata.

Halaman:


Terkini Lainnya
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Arsitektur
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Berita
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Berita
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Berita
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Arsitektur
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Berita
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Berita
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tips Properti
Sebelum ke BPN, Pemilik Tanah Perlu Urus Dokumen Ini Lewat Lurah
Sebelum ke BPN, Pemilik Tanah Perlu Urus Dokumen Ini Lewat Lurah
Tips Properti
Mengenal Wuwungan, Hiasan Unik pada Atap Rumah Orang Jawa
Mengenal Wuwungan, Hiasan Unik pada Atap Rumah Orang Jawa
Arsitektur
Siapa Pemilik 3.116 Kilometer Jalan Tol Indonesia? Ini Petanya
Siapa Pemilik 3.116 Kilometer Jalan Tol Indonesia? Ini Petanya
Berita
Kuasai 42 Persen Market Share, Jasa Marga Masih Raja Jalan Tol Indonesia
Kuasai 42 Persen Market Share, Jasa Marga Masih Raja Jalan Tol Indonesia
Berita
Simpan Girik Puluhan Tahun Tapi Belum Sertifikat? Ini Bahaya dan Solusinya
Simpan Girik Puluhan Tahun Tapi Belum Sertifikat? Ini Bahaya dan Solusinya
Tips Properti
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau