Lima Tahun Lagi, Padang-Pekanbaru Tersambung Tol - Kompas.com

Lima Tahun Lagi, Padang-Pekanbaru Tersambung Tol

Kompas.com - 12/02/2018, 12:00 WIB
Konstruksi Jalan Tol Padang-Pekanbaru dimulai, Jumat (9/2/2018). Untuk tahap pertama pekerjaan dilakukan untuk Seksi 1 Padang-Sicincin sepanjang 28 kilometer.Kementerian PUPR Konstruksi Jalan Tol Padang-Pekanbaru dimulai, Jumat (9/2/2018). Untuk tahap pertama pekerjaan dilakukan untuk Seksi 1 Padang-Sicincin sepanjang 28 kilometer.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru ditargetkan rampun pada 2023. Saat ini, pembangunan jalan tol sepanjang 244 kilometer itu telah dimulai untuk Seksi I ruas Padang-Sicincin sepanjang 28 kilometer.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap, proses pembebasan lahan dapat segera rampung, sehingga Seksi 1 jalan tol tersebut dapat selesai akhir 2018.

Baca juga : Jepang dan China Berebut Tol Padang-Pekanbaru

"Insya Allah tidak ada masalah. Karena ini permintaan masyarakat, karena jalan yang ada sudah macet sekali," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Minggu (11/2/2018).

Untuk pembebasan lahan, nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Sementara anggaran pembebasan lahan akan dibayar dengan dana talangan yang berasal dari PT Hutama Karya (Persero).

Baca juga : Jumat, Tol Padang-Pekanbaru Dimulai Konstruksinya

Adapun investasi yang diperlukan untuk membangun jalan tol yang terdiri atas lima seksi itu mencapai Rp 78,09 triliun.

Besarnya investasi, selain lantaran jarak yang panjang, juga akan dibangun lima terowongan dengan panjang total 8,95 kilometer yang bakal menembus pegunungan Bukit Barisan.

Sejauh ini, Pemerintah Jepang telah bersedia membantu pembiayaan konstruksi sepanjang 40 kilometer dengan nilai pinjaman sebesar Rp 9,1 triliun. Bantuan tersebut termasuk untuk membangun terowongan.

"Mudah-mudahan awal tahun depan bisa dimulai. Pembangunan terowongan disamping memperpendek jarak hingga 11 kilometer, juga melindungi alam Bukit Barisan," kata Basuki.

Untuk Seksi 1, investasi yang dibutuhkan sebesar Rp 4,88 triliun. Sementara itu, empat seksi lainnya yaitu Seksi 2 Sicincin-Payakumbuh (78 kilometer) sebesar Rp 32,93 triliun, dan Seksi 3 Payakumbuh-Pangkalan (45 kilometer) sebesar Rp 15,47 triliun.

Berikutnya, Seksi 4 Pangkalan-Bangkinang (56 kilometer) sebesar Rp 18,86 triliun dan Seksi 5 Bangkinang-Pekanbaru (37 kilometer) sebesar Rp 5,95 triliun.

Sementara itu, pembangunan jalan tol dipastikan bakal memangkas waktu tempuh Padang-Pekanbaru, yaitu dari sebelumnya 9 jam menjadi 3 jam.

Di samping, keberadaan tol ini juga akan menghubungkan dua pelabuhan laut di Padang dan Dumai, Riau.

"Jalan Tol Padang-Pekanbaru akan mengefisienkan mobilitas orang dan barang. Dengan terhubungnya Pelabuhan Laut Teluk Bayur dan Dumai, nantinya akan meningkatkan pergerakan produk barang," kata Presiden Joko Widodo.

Untuk diketahui, proses pembangunan jalan tol ini telah dimulai sejak Jumat (9/2/2018) lalu, dengan peresmian yang dilakukan Presiden Jokowi.


Komentar
Close Ads X