Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kongsi Singapura-Malaysia Luncurkan Perkantoran Elit Marina One

Kompas.com, 16 Januari 2018, 11:30 WIB
Haris Prahara

Penulis

KompasProperti – Pemerintah Singapura dan Malaysia berkolaborasi meluncurkan perkantoran elite Marina One di Singapura, Senin (15/1/2018) malam.

Peresmian itu dilakukan langsung oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Marina One, yang mencakup 1,88 juta kaki persegi ruang kantor, terdiri dari dua menara.

Kedua menara itu memiliki jembatan penghubung pada lantai 28 dan 29. Kantor di masing-masing dua lantai tersebut membentang sepanjang 170 meter dan mampu menampung hingga 2.000 orang.

Melansir Channel News Asia, pembangunan gedung itu merupakan hasil kesepakatan pertukaran lahan antara pemerintah Singapura dan Malaysia pada 2010 silam.

Sebanyak 3 bidang tanah yang sebelumnya digunakan oleh Kereta Api Malaya, bersama dengan 3 bidang tanah di Bukit Timah, ditukar dengan 4 bidang tanah di Marina South serta di Ophir-Rochor.

Untuk proses konstruksi, pemerintah Singapura dan Malaysia membentuk perusahaan bersama M+S pada 2011. Khazanah Nasional memiliki 60 persen saham M+S, sementara Temasek Holdings memiliki 40 persen saham.

Adapun proses konstruksi perkantoran elit Marina One dimulai pada 2013 lalu.

Pihak M+S mengklaim gedung mewah di pusat niaga Negeri Singa itu sebagai perkantoran Grade-A terbesar di Asia.

Baca juga: Area Perkantoran Bertambah, Pemilik Gedung Harus Lebih Inovatif

Chairman M+S Azman Yahya dan CEO M+S Kemmy Tan mengatakan dalam jumpa pers sebelum peluncuran, sebesar 70 persen area perkantoran tersebut telah berhasil tersewa.

Beberapa penghuninya adalah perusahaan tersohor dunia, seperti Facebook, Prudential, Chevron, Mastercard, dan Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG).

Menurut Tan, ada kecenderungan perusahaan teknologi dan lembaga keuangan terus memperluas ruang kantor yang mereka sewa.

Tarif sewa untuk kedua industri itu juga semakin merangkak naik seiring permintaan pasar.

Taman di Marina One, SingapuraDezeen Taman di Marina One, Singapura
Selain area kantor, gedung mewah itu juga memiliki taman yang bernama Green Heart. Ada pula ruang ritel seluas 140.000 kaki persegi yang sudah tersewa.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau