Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiga Perwakilan Indonesia Sabet Penghargaan LafargeHolcim Asia Pasifik

Kompas.com, 8 Desember 2017, 22:48 WIB
Ridwan Aji Pitoko

Penulis

JAKARTA, KompasProperti - Produsen semen Holcim melalui LafargeHolcim Foundation for Sustainable Construction mengumumkan pemenang kompetisi desain konstruksi berkelanjutan LafargeHolcim Awards 2017 Asia Pasifik.

Ajang yang memasuki tahun kelimanya ini mencari proyek unggulan baik dari profesional maupun generasi muda tentang konsep konstruksi berkelanjutan yang digabungkan dengan keunggulan arsitektur.

Tiga proyek dari Indonesia membawa pulang penghargaan Silver Award dalam kategori utama, Acknowledgement Ward dan Next Generation Award pada pengumuman yang dilakukan di Kuala Lumpur pada 23 November silam.

Daliana Suryawinata dan Florian Henzelmann dari SHAU Architects berhasil menggondol Silver Award LafargeHolcim Awards 2017 Asia Pasifik melalui proyek Microlibrary Fibonacci di Bandung, Jawa Barat.

"Kami beruntung bisa mendapatkan Silver Award. Microlibrary ini merupakan arsitektur dengan sebuah misi, yakni menjadi sarana belajar dan membaca bagi masyarakat," tutur Daliana di Jakarta Design Center (JDC), Jumat (8/12/2017).

Microlibrary Fibonacci berlokasi di sebuah taman di Bandung dengan desain minimalis dan teratur dengan baik. Bukan hanya perpustakaan, konsep SHAU ini juga meliputi fasilitas penyimpanan, toilet umum, dan mushala.

"Rancangan parametris bersatu dengan struktur spiral membuat microlibrary ini tampil mencolok di tengah taman. Bentuknya mampu mengundang orang untuk masuk dan pada bagian luarnya orang tidak akan mengira kalau bangunan ini merupakan perpustakaan, begitu masuk dia baru akan tahu dan bisa memilih sudut favorit untuk mulai membaca," jelas Florian.

Proyek rancangan SHAU ini hanya kalah dari atArchitecture yang merancang rumah bagi anak-anak termarjinalkan di Thane, sebuah kota di bagian barat India.

Pemenang berikutnya yang berasal dari Indonesia adalah SASO dengan rancangan proyek fasilitas pelatihan keterampilan di Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Fasilitas pelatihan keterampilan tersebut dibalut dalam sekolah yang dijadikan titik hubung untuk beberapa aktivitas masyarakat dan pusat pelatihan keterampilan di Pulau Flores.

Proyek rancangan SASO itu meraih tempat ketiga pada kategori Next Generation LafargeHolcim Awards 2017 Asia Pasifik.

Perwakilan Indonesia berikutnya yang berhasil membawa piala dalam ajang tersebut adalah firma arsitektur pppooolll.

Melalui proyek karya Kamil Muhammad dan Brahmastyo Puji berupa pusat pelatihan untuk pertanian organik di Parung, Jawa Barat, pppooolll berhasil menyabet penghargaan Acknowledgement Award LafargeHolcim Award 2017 Asia Pasifik.

Keberhasilan tiga perwakilan Indonesia menyabet penghargaan dalam ajang tersebut diapresiasi Suistanable Development Manager PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) Oepoyo Prakoso.

Menurut dia, antusiasme yang ditunjukkan arsitektur dari Indonesia mengikuti ajang ini cukup baik. 

"Bayangkan saja dari 5.000 karya di seluruh dunia. Ada 400 submit dari Indonesia. Ini memang antusiasnya besar sekali ke Indonesia. Mereka datang dari seluruh Indonesia, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Aceh, dan lainnya. Datang dari berbagai kalangan, mereka berlomba demi menang. Alhamdullah, Indonesia menang di tiga proyek," pungkas Oepoyo.

LafargeHolcim Awards merupakan kompetisi yang dibagi dalam lima wilayah geografis. Masing-masing wilayah tersebut akan dinilai oleh juri dan tim ahli dari wilayah bersangkutan.

Indonesia yang termasuk wilayah Asia Pasifik dinilai oleh dewan juri dari Australia yakni Donald Bates, Chair of Architectural Design dan Profesor dari University of Melbourne serta Direktur dari LAB Architecture Studio.


Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau