Tanggapi Banjir Bandung Selatan, Pemerintah Sebut Sudah Ada Satgas - Kompas.com

Tanggapi Banjir Bandung Selatan, Pemerintah Sebut Sudah Ada Satgas

Arimbi Ramadhiani
Kompas.com - 15/11/2017, 22:30 WIB
Suasana banjir di Dayeuh Kolot Bandung, Rabu (8/3/2017).Dok Dike Mustikasari Suasana banjir di Dayeuh Kolot Bandung, Rabu (8/3/2017).

MINAHASA, KompasProperti - Banjir kembali melanda Bandung Selatan sejak kemarin, Selasa (14/11/2017).

Genangan yang mencapai 25 cm tersebut berdampak pada ribuan warga sehingga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Imam Santoso, kondisi darurat banjir sebenarnya sudah mulai dipersiapkan sejak bulan lalu dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas).

"Kalau terjadi bencana, mereka (Satgas) siap berangkat dan atasi," ujar Imam kepada KompasProperti di Danau Tondano, Sulawesi Utara, Rabu (15/11/2017).

Ia mengaku telah menghubungi seluruh kepala balai di Indonesia, termasuk di Jawa Barat, sejak akhir Oktober mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan.

Selain itu, Imam juga telah membuat Surat Edaran piket 24 jam untuk posko banjir, mempersiapkan alat berat dan pompa, serta mendata bahan banjir.

Dia menambahkan, di Bandung juga sudah ada satgas. Untuk mengatasi banjir, ia telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Kami sudah rapat bicara banjir, karena memang mengatasi banjir ini harus terkoordinasi. Dari Menteri (PUPR) arahannya memang di SDA untuk pengendali banjirnya, kita kontrol iklim. Tapi teman di BMKG dan BNPB sudah dikoordinasikan," jelas Imam.

PenulisArimbi Ramadhiani
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM