Penulis
JAKARTA, KompasProperti - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) Seksi I ruas Palembang-Pamulutan yang baru diresmikan, dibuka secara gratis untuk sementara waktu.
Dengan demikian, masyarakat yang ingin menikmati tol pertama di Sumatera Selatan (Sumsel) itu tak perlu merogoh kantong saat melintasinya.
"Saya minta meskipun jalan tol berbayar, bisa dinikmati masyarakat. Pada awal operasi ini sampai akhir tahun 2017 tanpa dipungut biaya," kata Presiden dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Kamis (12/10/2017).
Jokowi mengaku, penyelesaian jalan tol yang dibangun sejak 2015 oleh PT Hutama Karya ini, bukanlah perkara mudah.
Selain faktor pembebasan lahan, ada teknik konstruksi khusus yang harus dilakukan untuk menangani proyek yang berada di atas lahan gambut ini.
Bahkan, guna mendorong percepatan, Jokowi mengaku sampai mendatangi lokasi hingga empat kali.
"Saya tanya 2-3 bulan lalu masih ada pembebasan lahan yang belum selesai. Tadi saya tanya lagi semua seksi di Palindra sudah selesai pembebasan lahannya. Persoalan seperti kendala lahan tidak akan bisa diselesaikan kalau tidak didorong terus penyelesaiannya," tutur dia.
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Dirut PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra, saat meresmikan Jalan Tol Palembang-Indralaya Seksi I ruas Palembang-Pamulutan, Kamis (12/10/2017).Untuk diketahui, Jalan Tol Palindra terdiri atas tiga seksi dan memakan investasi Rp 3,3 triliun. Seksi I ruas Palembang-Pamulutan memiliki panjang 7,8 kilometer.
Sedangkan Seksi II ruas Pamulutan-KTM sepanjang 4,9 kilometer dan Seksi III ruas KTM-Simpang Indralaya sepanjang 9,3 kilometer.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.