Garap Pasar Baru, IKEA Bidik Amerika Latin - Kompas.com

Garap Pasar Baru, IKEA Bidik Amerika Latin

Haris Prahara
Kompas.com - 11/10/2017, 12:00 WIB
Desain ruang keluarga di IKEA, Alam Sutera, TangerangKOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Desain ruang keluarga di IKEA, Alam Sutera, Tangerang

KompasProperti – Peritel furnitur asal Swedia, IKEA, bersiap memasuki kawasan Amerika latin untuk pengembangan bisnisnya. Ini merupakan siasat untuk mendominasi pasar perabot rumah tangga dunia.

Setelah berhasil masuk ke India dan Latvia tahun ini, perusahaan itu terus mencari peluang bisnis baru.

Gairah ekspansi itu menyusul pendapatan yang menggembirakan belakangan ini. Pemasukan dari penjualan eceran semua franchisee IKEA mencapai sekitar 45 miliar dollar AS atau ekuivalen Rp 608,3 triliun pada tahun buku terakhir, sampai Agustus lalu.

"Amerika latin dalam jangka panjang merupakan pasar pertumbuhan yang penting," tegas Chief Executive Inter IKEA Torbjorn Loof, seperti dilansir Bloomberg, Senin (9/10/2017).

Menurut Loof, negara Amerika latin yang potensial dimasuki IKEA antara lain Cile, Kolombia, Meksiko, serta Peru.

“Brasil juga memiliki potensi besar namun (realisasinya) cukup sulit dan tidak mungkin menjadi yang pertama,” ungkapnya.

IKEA direncanakan membuka toko pertamanya di Amerika latin dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Jangka waktu tersebut serupa dengan saat IKEA menetapkan rencana ekspansi ke Vietnam dan Filipina.

IKEA Business kategori ritel yang diilustrasikan dalam butik batik.Ridwan Aji Pitoko/Kompas.com IKEA Business kategori ritel yang diilustrasikan dalam butik batik.
Loof menambahkan, seiring Amerika latin adalah pasar potensial baru, IKEA kemungkinan bakal membuka dua atau tiga cabang sekaligus di sana. Tujuannya untuk menjamin kelancaran produksi dan pasokan barang.

"Kami tak boleh hanya membuka satu gudang di wilayah tersebut,” cetus Loof.

Baca juga : Lewat IKEA, Produk Indonesia Mendunia

Selain Amerika latin, IKEA juga ingin berekspansi lebih jauh di wilayah Asia Tenggara, khususnya Vietnam dan Filipina.

Saat ini, IKEA telah memiliki setidaknya 400 toko yang tersebar di 49 negara, mulai dari Asia, Australia, Eropa, Amerika Utara, hingga Timur Tengah.

Ke depan, kata Loof, IKEA berharap dapat membuka sekitar 25 toko baru setiap tahunnya.

PenulisHaris Prahara
EditorHilda B Alexander
SumberBloomberg
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM