Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pekerjaan Bendungan Raknamo Lebih Cepat 2 Tahun

Kompas.com, 23 September 2017, 19:41 WIB
Sigiranus Marutho Bere

Penulis

KUPANG, KOMPASProperti - Progres pembangunan Bendungan Raknamo di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga akhir September 2017 ini telah mencapai 95,92 persen.

Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Agus Sosiawan mengatakan, pekerjaan yang tersisa hanya pekerjaan minor terkait hidromekanikal yaitu untuk turbin dan perapian.

Selain itu juga kata Agus, pekerjaan yang masih tersisa hanya penyelesaian akhir untuk jalan lingkar sepanjang 8.700 meter.

Realisasi pekerjaan yang telah dilaksanakan sampai saat ini yakni tubuh bendungan utama, saluran dan terowongan pengelak, bendungan pelimpah, bendungan pelana (saddle dam), primary cover dam (up stream dan down stream), bangunan fasilitas (gardu pandang), pemasangan instrumen pada tubuh bendungan dan akses jalan masuk sepanjang 3,5 kilometer.

"Khususnya untuk Bendungan Raknamo ada percepatan yang disepakati bersama, bahwa dari rencana pembangunannya kurang lebih lima tahun menjadi tiga tahun," kata Agus yang didampingi Kasie Pelaksanaan Costandji Nait, PPK Bendungan Raknamo Frengky Welkis, serta sejumlah pejabat dari PT Waskita Karya (persero), dalam konferensi pers bersama wartawan di lokasi Bendungan Raknamo, Sabtu (23/9/2017).

Pekerjaan minor Bendungan Raknamo yang masih tersisa terkait hidromekanikal yakni turbin dan perapian.Sigiranus Marutho Bere/Kompas.com Pekerjaan minor Bendungan Raknamo yang masih tersisa terkait hidromekanikal yakni turbin dan perapian.
Menurut Agus, Bendungan Raknamo yang dikerjakan sesuai kontrak kerja, mulai dibangun sejak tahun 2014 dan akan berakhir pada tahun 2019 mendatang (lima tahun). Namun dalam pelaksanaannya hingga saat ini bendungan utamanya hampir selesai.

Hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama antara rekanan maupun pengawas dan didukung oleh Direktorat Jendral Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sehingga diharapkan pada akhir tahun 2017 ini, sudah bisa dilakukan penutupan untuk penggenangan air.

Setelah bendungan ditutup kata Agus, akan ada proses sertifikasi untuk operasi dan pemeliharaan. Jika telah mendapat sertifikat, maka pihaknya sudah bisa melakukan operasi dan pemeliharaan bendungan yang dibangunan dengan pagu dana APBN Rp 760 miliar itu.

"Diharapkan di awal tahun 2019 sudah bisa kami rilis untuk masyarakat Kabupaten Kupang. Tentunya kami perlu koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Kupang kesiapan untuk menyediakan kesiapan jaringan air ke warga," tutupnya. 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau