Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejuta Rumah, Perumnas Serap 12.000 Unit Sampai Juli 2017

Kompas.com, 10 Agustus 2017, 17:50 WIB
Arimbi Ramadhiani

Penulis

JAKARTA, KompasProperti - Pada program nasional Sejuta Rumah, Perum Perumnas berkontribusi dalam pembangunan baik rumah tapak maupun rumah susun milik (rusunami) bersubsidi.

Perusahaan pelat merah ini menargetkan pembangunan 32.000 unit sampai akhir 2017.

"Sejuta rumah yang sudah terserap tahun ini 12.000 unit," ujar Direktur Pemasaran Perumnas Muhammad Nawir di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Proyek rumah subsidi yang tengah dipasarkan Perumnas antara lain di Kabupaten Bogor, bertajuk Sentraland Dramaga.

Di lahan seluas 38 hektar, Perumnas membangun 3.000 unit dengan 68 persen diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Nawir mengaku, ada beberapa kendala dalam pembangunan Sejuta Rumah, terutama dalam hal proses perizinan.

Menurut dia, pemerintah pusat khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) harus mengkaji kembali terkait Paket Kebijakan ke-13 tentang percepatan perizinan.

Meski sudah ada Paket Kebijakan tersebut, pelaksanaan di daerah masih rendah bahkan sebagian besar belum melakukan percepatan perizinan.

"Saran saya, Kemendagri harus mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk mengkaji peraturan daerah (perda) supaya pembangunan lebih cepat dan murah," kata Nawir.

Ia menjelaskan, beberapa pemda bahkan memiliki syarat yang ketat untuk pembangunan hunian vertikal.

Sebagai contoh, sebut Nawir, untuk pembangunan hunian vertikal di DKI Jakarta dibutuhkan izin pondasi dan izin struktur bawah. Sebelum kedua izin ini terbit, pengembang tidak diperbolehkan untuk memancang tiang.

"Sebenarnya kan bisa secara parsial ketika keluar izin pondasi, kemudian memancang sambil menunggu izin struktur bawah terbit. Ini harus komplit dulu baru boleh kerja," tutur Nawir.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau